Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Berpikir Kausalitas serta Definisi dan Asasnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Berpikir Kausalitas. Sumber: Pexels.com/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Berpikir Kausalitas. Sumber: Pexels.com/Andrea Piacquadio

Contoh ciri-ciri berpikir kausalitas adalah mencari sebab akibat dari sebuah permasalahan atau peristiwa. Hal itu merujuk pada pengertian dari kata kausalitas.

Secara bahasa, arti dari kausalitas itu sendiri adalah perihal kausal atau perihal sebab akibat. Layaknya sebuah cara berpikir, berpikir kausalitas pun memiliki asas yang menjadi dasar dari pemikiran tersebut.

Definisi dan Asas Berpikir Kausalitas

Ilustrasi Ciri-Ciri Berpikir Kausalitas. Sumber: Pexels.com/Ivan Samkov

Definisi dan asas merupakan topik penting ketika membahas cara berpikir, seperti berpikir kausalitas. Pasalnya, topik tersebut dapat membantu melengkapi pemahaman tentang berpikir kausalitas.

Definisi Berpikir Kausalitas

Secara bahasa, kausalitas memiliki arti sebagai perihal sebab akibat. Ketika berbicara tentang berpikir kausalitas artinya membahas tentang istilah ‘berpikir kausalitas’ secara utuh, bukan berpikir atau kausalitasnya saja.

Mengutip dari buku Kumpulan Soal dan Pembahasan USBN Sejarah SMA/MA karya Hidayat (2020: 20), cara berpikir kausalitas adalah berpikir dengan hukum sebab akibat. Pasalnya suatu kejadian selalu diawali dengan ‘sebab’ yang kemudian menimbulkan ‘akibat.

Asas Kausalitas

Mengutip dari buku Terampil Berargumen karya JS. Kamdhi (2013: 96), asas kausalitas menunjukkan bahwa setiap realitas, konsep, atau masalah selalu mempunyai sebab terjadinya atau alasan keberadaannya.

Berdasarkan penjelasan tentang definisi dan asas tersebut, dapat dipahami bahwa berpikir kausalitas berkaitan erat dengan hubungan antara sebab dan akibat. Oleh karena itu, ciri utama dari berpikir kausalitas adalah memikirkan sebab serta akibat.

Ciri-ciri Berpikir Kausalitas

Ilustrasi Ciri-Ciri Berpikir Kausalitas. Sumber: Pexels.com/Andrea Piacquadio

Ciri khas dari berpikir kausalitas adalah memikirkan sebab serta akibat. Selain memikirkan sebab serta akibat, ciri-ciri berpikir kausalitas, yaitu:

  • Memiliki kaitan dengan menemukan hubungan antara sebab dengan akibat.

  • Merupakan penalaran yang saling terkait.

  • Menjelaskan akibat dari suatu sebab atau sebab dari suatu akibat.

Selain ciri di atas, seseorang juga dapat mengetahui berbagai ciri dari berpikir kausalitas. Pasalnya, pembahasan seputar pemikiran memang memiliki cakupan yang luas serta membutuhkan waktu untuk memahaminya secara menyeluruh.

Contoh berpikir kausalitas adalah memahami terjadinya perubahan iklim. Ketika terjadi perubahan iklim, manusia tentu mencari informasi serta meneliti tentang hal-hal yang menyebabkan perubahan tersebut.

Demikian menjadi jelas bahwa ciri-ciri berpikir kausalitas yang paling utama adalah berpikir tentang sebab dan akibat dari berbagai peristiwa. Hasil pemikiran itu nantinya dapat memberi hasil penelitian yang menjelaskan suatu peristiwa. (AA)