Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Musyawarah untuk Mufakat dan Manfaatnya bagi Rakyat Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Musyawarah untuk Mufakat bagi Indonesia, Pexels/Czapp Árpád
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Musyawarah untuk Mufakat bagi Indonesia, Pexels/Czapp Árpád

"Sebutkan ciri-ciri musyawarah untuk mufakat!" sering kali menjadi sebuah pertanyaan yang ditemui dalam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Seperti yang telah diketahui, bahwa sistem pemerintahan di Indonesia adalah menggunakan sistem demokrasi.

Sistem pemerintahan demokrasi tak jauh-jauh dari pemilihan menggunakan metode musyawarah dan mufakat. Musyawarah unutk mufakat bertujuan untuk membentuk rakyat yang harmonis, kekeluargaan, dan hidup dalam semangat kebersamaan.

Mengutip dari website eprints.ums.ac.id, musyawarah untuk mufakat pada dasarnya salah satu ciri khas dari bangsa Indonesia yang terkandung dalam Pancasila sila keempat.

Ciri-Ciri Musyawarah untuk Mufakat bagi Indonesia

Ilustrasi Ciri-Ciri Musyawarah untuk Mufakat bagi Indonesia, Pexels/raksasok heng

Setelah mempelajari materi, biasanya akan ada sebuah tes untuk menguji pemahaman siswa. Tak terkecuali ketika belajar musyawarah mufakat. Dalam soal evaluasi akhir, biasanya akan ditemui pertanyaan seperti sebutkan ciri-ciri musyawarah untuk mufakat.

Musyawarah merupakan kegiatan dalam pengambilan keputusan pada suatu forum dan agenda yang akan dilaksanakan bersama secara mufakat.

Setiap warga bertanggung jawab untuk turut serta dalam mengambil keputusan bersama, yang ditetapkan berdasarkan pertimbangan, pemikiran, dan pembahasan yang matang.

Keputusan bersama haruslah mewakili kepentingan seluruh anggota atau seluruh peserta rapat. Maka dari itu, sebuah keputusan bersama harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua peserta rapat tanpa terkecuali dan membeda-bedakan.

Lantas bagaimana ciri-ciri musyawarah untuk mufakat agar bisa mengidentifikasinya dengan benar? Simak jawabannya di bawah ini:

  1. Sesuai kepentingan bersama.

  2. Pendapat atau usul yang disampaikan mudah dipahami dan tidak memberatkan.

  3. Dalam musyawarah, diutamakan pertimbangan moral yang bersumber dari hati nurani yang jujur.

  4. Pembicaraan harus bisa diterima akal sehat dan sesuai hati nurani.

Manfaat Musyawarah untuk Mufakat

Ilustrasi Musyawarah, Pexels/Laura Musikanski

Adapun manfaat dari musyawarah untuk mufakat adalah sebagai berikut:

  1. Masalah dapat segera terpecahkan.

  2. Keputusan yang dihasilkan mempunyai nilai keadilan.

  3. Hasil keputusan yang diambil menguntungkan semua pihak.

  4. Dapat menyatukan pendapat yang berbeda.

  5. Adanya kebersamaan.

  6. Dapat mengambil kesimpulan yang benar.

  7. Mencari kebenaran dan menjaga diri dari kekeliruan.

  8. Menghindari celaan.

  9. Terciptanya stabilitas emosi.

  10. Melatih untuk mengemukakan pendapat, ide, dan gagasan.

Cara pengambilan keputusan dengan musyawarah untuk mufakat adalah jalan terbaik yang bisa dipilih. Sekarang tak perlu bingung lagi ketika menghadapi pertanyaan terkait ciri-ciri musyawarah untuk mufakat, uarena bisa dipelajari dari ulasan di atas. (BrenNS)

Baca juga: Pentingnya Musyawarah untuk Mencapai Mufakat dengan Semangat Kekeluargaan