Ciri-ciri Zaman Besi beserta Sejarah dan Peninggalannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zaman Besi adalah periode manusia di mana mereka telah mampu mengolah bijih besi. Salah satu ciri-ciri Zaman Besi adalah adanya perkembangan pertanian dan produktivitas manusia yang terjadi pada abad ke-12 SM.
Pada masa itu, telah ada kelompok kecil perajin yang mempunyai kemampuan cukup baik dalam pengolahan besi, melelehkannya, dan mencetaknya menjadi berbagai peralatan. Peralatan ini digunakan untuk keperluan sehari-hari. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut!
Sejarah Zaman Besi
Zaman Besi terjadi di abad ke-12 SM di Yunani dan di abad ke-11 SM di Timur Tengah. Pada wilayah yang lain, misalnya India mengalami Zaman Besi pada abad ke-8 SM.
Sementara, di Eropa bagian tengah, Zaman Besi terjadi pada abad ke-6 SM dan di Eropa bagian Utara terjadi pada abad ke-3 SM. Jadi, setiap wilayah di dunia tidak mengalami Zaman Besi dalam waktu bersamaan.
Pada Zaman Besi, manusia telah memahami bahwa teknik pembuatan perkakas dari besi dinilai lebih baik dibandingkan dengan perunggu atau tembaga. Hal ini karena besi termasuk logam yang sangat keras dengan titik lebur sangat tinggi.
Lalu, apakah Zaman Besi juga terjadi di Indonesia? Perkembangan Zaman Logam di Indonesia lebih berbeda dibandingkan dengan bangsa Eropa. Jika Zaman Logam di Eropa ada dalam tiga fase, Indonesia hanya mengalami dua fase, yaitu Zaman Perunggu dan Zaman Besi.
Zaman Perunggu adalah fase penting dalam sejarah Indonesia. Peninggalan sejarah di Indonesia umumnya pun didominasi oleh alat dari Zaman Perunggu.
Sementara, peninggalan peralatan dari besi di Indonesia lebih sedikit jumlahnya. Selain itu, bentuknya juga rata-rata mirip dengan peralatan di Zaman Perunggu.
Manusia purba di Indonesia membuat peralatan dari besi maupun perunggu sebagai senjata untuk mengerjakan ladang, berburu, dan keperluan upacara keagamaan.
Ciri-Ciri Zaman Besi dan Peninggalannya
Dedi Nurhadiat menjelaskan dalam buku berjudul Pendidikan Seni Rupa bahwa Zaman Besi terjadi 1000-100 SM. Ciri-ciri Zaman Besi, yaitu:
Perkembangan pertanian serta produktivitas manusia.
Hidup mulai menetap.
Ada kelompok sosial dan pemimpin.
Mampu mengolah besi.
Maju dalam teknik pembuatan peralatan.
Tidak seluruh wilayah mengalami Zaman Besi.
Adapun peninggalan Zaman Besi yang ada di Indonesia, antara lain mata kapak, mata sabit, mata pisau, mata pedang, cangkul, dan perhiasan.
Demikianlah penjelasan tentang ciri-ciri Zaman Besi beserta sejarah dan peninggalannya. Semoga bermanfaat! (ek)
