Ciri Ciri Zaman Perunggu dan Peninggalannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zaman Perunggu merupakan periode pemakaian teknik melebur tembaga dari hasil bumi dan manusia purba menjadikannya sebagai peralatan sehari-hari. Ciri-ciri Zaman Perunggu, salah satunya sudah mengenal sistem pembagian kerja.
Zaman Perunggu merupakan salah satu dari tiga zaman pada masyarakat prasejarah dan berada di antara Zaman Batu dan Zaman Besi. Agar lebih jelas, simak ulasan berikut!
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Sejarah Zaman Perunggu
Dr. Abdurakhman dan Arif Pradono, M.I.Kom. dalam buku berjudul Explore Sejarah Indonesia menjelaskan bahwa Zaman Perunggu disebut dengan kebudayaan Dongson. Sebab, masyarakat pendukung kebudayaan ini di Indonesia diperkirakan asalnya dari daerah Dongson-Tonkin, Cina.
Zaman Perunggu lebih identik dengan Zaman Logam. Berikut ini adalah sejarah Zaman Perunggu yang terjadi di dunia:
6000 SM – Manusia purba memanfaatkan tembaga.
5500 SM – Muncul sistem irigasi pertama kali di Mesopotamia.
4500 SM – Bajak digunakan pertama kali di Mesopotamia.
3500 SM – Kota pertama dibangun di Mesopotamia dan manusia mulai memakai perunggu. Mulailah Zaman Perunggu di Timur Tengah.
3500 SM – Tulisan gambar muncul di Mesopotamia.
2800 SM – Di lembah Sungai Indus muncul kebudayaan Zaman Perunggu, peradaban India di bidang pertanian.
2500 SM – Penggunaan perunggu menyebar ke Eropa.
2100 SM – Kota Ur di Sumeria berada pada puncak kejayaannya.
Sekitar 1600 SM – Zaman Perunggu di Cina. Bejana untuk upacara terbuat dari perunggu.
Sekitar 1200 SM – Berdirinya Kerajaan Asiria.
1000 SM – Besi menggantikan perunggu sebagai logam utama.
Ciri-Ciri Zaman Perunggu
Adapun ciri-ciri Zaman Perunggu, antara lain:
Menghasilkan makanan dengan cara mengolah peternakan dan pertanian.
Manusia tinggal dengan menetap dan mempunyai keahlian bekerja.
Mengenal sistem pembagian atau sistem kerja.
Mata pencaharian bertani, beternak, membuat perahu, berdagang, membuat benda dari bahan tanah liat, logam, batu, dan sebagainya.
Kepadatan penduduk semakin meningkat.
Mengenal kepercayaan dan sistem penguburan.
Jumlah orang mencapai usia tua semakin meningkat.
Peninggalan Zaman Perunggu
Inilah peninggalan Zaman Perunggu yang ada di Indonesia:
Nekara
Kapak perunggu
Bejana perunggu
Patung perunggu
Mata pancing
Bandul atau mata kalung
Klintingan
Perhiasan perunggu
Penutup lengan
Demikianlah penjelasan singkat tentang Zaman Perunggu. Semoga membantu! (ek)
