Ciri Tari Kreasi Berpola Tradisi yang Ada di Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tarian adalah salah satu kesenian yang telah mengalami perkembangan sejak lama. Salah satu bentuk tarian adalah tari kreasi berpola tradisi. Ciri tari kreasi berpola tradisi adalah menggunakan jenis musik karawitan dan tidak menghilangkan unsur tradisi aslinya.
Hal ini juga diungkapkan oleh Yuandana dan Fitriyono dalam Tari Kreasi Anak Madura, bahwa tari kreasi mempunyai dua jenis, yaitu tari kreasi berpola tradisi dan tari kreasi tidak berpola tradisi.
Apabila ingin mengetahui lebih lanjut mengenai ciri tari kreasi berpola tradisi, simak penjelasannya dalam artikel berikut.
Apa itu Tari Kreasi Berpola Tradisi?
Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai ciri tari kreasi berpola tradisi, sebaiknya pahami dulu pengertiannya. Pada dasarnya, seni tari kreasi adalah suatu jenis tarian yang dikembangkan dari tari klasik dan tari rakyat.
Tarian kreasi ini muncul akibat adanya panduan gerak dari sejumlah daerah maupun masuknya tarian dari negara lain, sehingga memengaruhi bentuk tari asalnya. Tari kreasi ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu tari kreasi berpola tradisi dan tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi.
Pengertian tari kreasi berpola tradisi adalah suatu jenis tarian yang disusun berdasarkan kaidah atau aturan dari tari tradisi, mulai dari segi musik, koreografi, tata rias, busana, sampai teknik pentasnya.
Di sisi lain, tari kreasi tidak berpolakan tradisi disusun dengan melepaskan tradisi aslinya, mulai dari segi musik, koreografi, tata rias, teknik pentas, maupun busananya.
Ciri Tari Kreasi Berpola Tradisi
Terdapat beberapa ciri-ciri tari kreasi berpola tradisi yang perlu dipahami. Adapun sejumlah ciri tari kreasi berpola tradisi adalah:
Tetap menggunakan jenis musik aslinya, seperti karawitan.
Tidak menghilangkan tradisi aslinya, mulai dari segi teknik pentas, tata busana, tata rias, koreografi, maupun musiknya.
Ada beberapa contoh tari kreasi berpola tradisi, seperti Tari Nandak Gojek dari Betawi yang ditarikan para siswi dari SMK Negeri di Jakarta. Tarian tersebut adalah perkembangan dari Tari Topeng Betawi.
Demikian informasi lebih lanjut mengenai pengertian dan ciri tari kreasi berpola tradisi. [ENF]
