Contoh Dialog Bahasa Jawa 2 Orang Teman Sehari-hari

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Jawa merupakan bahasa daerah yang dituturkan oleh masyarakat suku Jawa yaitu bagian tengah dan timur Pulau Jawa.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan percakapan dalam bahasa Jawa, penting untuk mempelajarinya terlebih dahulu dari kata atau kalimat dasar.
Berikut adalah beberapa contoh dialog bahasa Jawa dua orang beserta artinya yang mudah dipelajari para pemula.
Contoh Dialog Bahasa Jawa 2 Orang dalam Beragam Tema
Dikutip dari situs resmi Kalurahan Bawuran, bawuran.id, bahasa Jawa disebut sebagai bahasa dengan penutur paling banyak di Indonesia.
Bahasa Jawa terbagi menjadi dua yaitu ngoko dan krama. Di mana bahasa Jawa ngoko masih terbagi lagi menjadi ngoko alus dan ngoko lugu, demikian halnya bahasa krama.
Belajar bahasa Jawa penting bagi seseorang yang tinggal dalam lingkungan yang penduduknya menggunakan bahasa tersebut dalam keseharian.
Mempelajari bahasa Jawa dapat dimulai dari dasar. Selain itu, bisa juga dengan membiasakan diri mengucapkan percakapan sederhana berbahasa Jawa.
Di bawah ini adalah beberapa contoh dialog bahasa Jawa dua orang teman dalam berbagai tema yang mudah dipraktikkan.
1. Dialog 1
Nur: Mbak, kulo badhe tanglet. (Mbak, saya mau bertanya)
Tika: Ana apa, Dek? (Ada apa, Dek)
Nur: Wonten pundhi griyanipun Mariam inggih? (Di mana rumahnya Mariam?)
Tika: Oo … umahe Mariam ing daerah Desa Wonorejo. (Oo … rumah Mariam di Desa Wonorejo)
Nur: Lha, niki asmane desa napa to, Mbak? (Lha, ini namanya desa apa ya, Mbak)
Tika: Iki Desa Kalibeji, Dek. Desa Wonorejo kurang luwih sepuluh menit seka kene. (Ini Desa Kalibeji, Dek. Desa Wonorejo kurang lebih sepuluh menit dari sini)
Nur: Inggih, maturnuwun Mbak. (Ya, terima kasih, Mbak)
2. Dialog 2
Siti: Tumbas! (Beli!)
Yani: Ya, arep tumbas apa, Ti? (Ya, mau beli apa, Ti?)
Siti: Jajanan iki regane pira? (Jajanan ini berapa harganya?)
Yani: Sewu wae, arep pira? (Seribu saja, mau beli berapa?)
Siti: Telu wae. (Tiga saja)
3. Dialog 3
Rani: Win, apa kowe wis nggarap PR matematika? (Win, apa kamu sudah mengerjakan PR Matematika?)
Windi: Durung, Ran. (Belum, Ran)
Rani: Hmm … kowe gelem ora nek nggarap bareng aku karo Ali? Sinau kelompok nang umahe Ali. (Hmm … kamu mau tidak kalau mengerjakan bersamaku dan Ali? Belajar kelompok di rumahnya Ali)
Windi: Aku gelem, Ran. Kapan? (Aku mau, Ran. Kapan?)
Rani: Sesuk sore (Besok sore)
Itulah sejumlah contoh dialog bahasa Jawa 2 orang teman sehari-hari yang mudah dipraktikkan. (DN)
