Konten dari Pengguna

Contoh Faktor Politik dalam Mobilitas Sosial Masyarakat

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh faktor politik. Sumber: August de Richelieu/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh faktor politik. Sumber: August de Richelieu/pexels.com

Faktor politik adalah suatu faktor yang berkaitan dengan lingkungan eksternal suatu perusahaan maupun badan dan berkaitan dengan urusan publik atau pemerintahan. Contoh faktor politik yang memengaruhi mobilitas sosial masyarakat adalah pemberian suara ketika pemilu.

Arifin dalam Memahami Peran Pendidikan Tinggi terhadap Mobilitas Sosial di Indonesia menyebutkan bahwa faktor politik yang ada pada suatu negara turut memengaruhi mobilitas sosial masyarakat.

Apabila ingin tahu informasi penting mengenai contoh faktor politik dalam mobilitas sosial, simak selengkapnya di artikel ini.

Apa itu Faktor Politik?

Ilustrasi contoh faktor politik. Sumber: August de Richelieu/pexels.com

Sebelum mengetahui informasi tentang contoh faktor politik, sebaiknya pahami dulu pengertiannya. Pada dasarnya, bidang politik di berbagai negara mempunyai perubahan dan kisah cukup dramatis, terlebih lagi mampu memengaruhi aspek-aspek kehidupan lainnya.

Faktor politik adalah suatu aspek dalam lingkungan perusahaan maupun masyarakat yang berkaitan dengan urusan publik sekaligus pemerintahan. Apabila diartikan secara lebih luas, pemerintah dapat menyangkut berbagai otoritas, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, hingga lembaga-lembaga pemerintahan.

Bahkan, Otoritas Jasa Keuangan serta Bank Indonesia juga tergolong sebagai kategori lembaga pemerintahan. Faktor politik juga berhubungan dengan pihak-pihak yang mempunyai wewenang dalam merilis peraturan maupun kebijakan publik.

Faktor politik ini bukan hanya berhubungan dengan kebijakan, tetapi juga dapat berbentuk transisi kepemimpinan, stabilitas sistem, dan lainnya. Dalam kenyataan di lapangan, suatu kebijakan maupun fenomena politik ternyata dapat memengaruhi jalannya kehidupan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, hingga bisnis.

Contoh Faktor Politik dalam Mobilitas Masyarakat

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, faktor politik dapat memengaruhi mobilitas masyarakat. Pasalnya, setiap kebijakan dari pemerintah bisa menjadi peluang maupun risiko tertentu. Adapun beberapa contoh faktor politik dalam mobilitas masyarakat adalah:

  • Pemberian suara dalam pemilu.

  • Stabilitas sistem politik di suatu daerah atau negara.

  • Terjadinya perubahan kepemimpinan, seperti pemilihan bupati, gubernur, hingga presiden.

  • Program politik yang diterapkan kepada publik.

  • Korupsi.

  • Birokrasi.

  • Komitmen terkait penegakan hukum oleh pemerintah.

  • Kebebasan pers masyarakat.

  • Kebijakan maupun peraturan yang sedang berlaku.

  • Deregulasi.

  • Privatisasi atau nasionalisasi.

Itulah sejumlah informasi tentang contoh faktor politik yang memengaruhi mobilitas sosial masyarakat. [ENF]