Contoh Mobilitas Vertikal ke Atas Lengkap dengan Pengertiannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh mobilitas vertikal ke atas dan pengertiannya merupakan hal penting yang perlu dipelajari. Pasalnya, fenomena mobilitas sosial vertikal ke atas dapat ditemukan dan diterapkan dalam kehidupan.
Salah satu contoh mobilitas sosial dalam bentuk vertikal ke atas atau social climbing adalah seorang karyawan yang naik jabatan. Selain itu, terdapat contoh mobilitas sosial vertikal lainnya yang dapat dijumpai dalam kehidupan.
Pengertian Mobilitas Vertikal ke Atas
Dikutip dari berjudul Sistem Transportasi yang disusun oleh Nur Khaerat Nur, dkk. (2021: 33), mobilitas sosial merupakan perpindahan posisi atau kedudukan seseorang atau kelompok orang dari satu lapisan ke lapisan lainnya.
Dalam kajian ilmu Sosiologi, mobilitas terbagi menjadi dua bentuk. Hal ini selaras dengan Pitirim. A. Sorokin, yang menyebutkan bahwa mobilitas sosial terbagi menjadi dua jenis, yaitu mobilitas sosial horizontal dan mobilitas sosial vertikal.
Dalam mobilitas sosial vertikal seseorang individu melakukan beberapa usaha untuk dapat berpindah kedudukan sosial yang lebih rendah atau kedudukan sosial yang lebih tinggi.
Mobilitas sosial vertikal ke atas berarti perpindahan kedudukan sosial terjadi dari kedudukan yang lebih rendah ke kedudukan yang lebih tinggi.
Mobilitas sosial vertikal ke atas memiliki kemungkinan untuk terjadi pada masyarakat yang memiliki sistem pelapisan sosial terbuka. Hal ini terjadi karena adanya beberapa faktor.
Dalam buku Sosiologi dan Manajemen Pendidikan (Edisi Revisi) yang disusun oleh Enjang Sudarman, dkk. (2022: 257), dijelaskan bahwa mobilitas sosial lebih mudah terjadi pada masyarakat terbuka karena lebih memungkinkan berpindah strata.
Hal tersebut terjadi karena dalam masyarakat dengan sistem lapisan terbuka, anggota masyarakat memiliki kemungkinan lebih besar untuk pindah dari lapisan atau kedudukan lainnya.
Sebaliknya, dalam masyarakat yang bersifat tertutup kemungkinan untuk pindah strata akan lebih sulit.
Contoh Mobilitas Vertikal ke Atas
Ada banyak sekali contoh fenomena mobilitas sosial vertikal ke atas. Berikut ini adalah beberapa contoh mobilitas vertikal ke atas.
Seorang dengan pendidikan rendah akhirnya berhasil memperoleh gelar sarjana
Kenaikan gaji bagi karyawan
Pelantikan wakil rakyat, mulai dari tingkat RT hingga nasional (Presiden)
Kenaikan jabatan bagi seorang karyawan
Pengangguran yang akhirnya berhasil mendapatkan pekerjaan
Karyawan yang berhenti dari pekerjaannya, kemudian diterima di perusahaan lain dengan posisi jabatan yang lebih tinggi dan gaji yang lebih besar
Demikian pembahasan tentang contoh mobilitas vertikal ke atas beserta pengertiannya. Semoga bermanfaat. (DAP)
