Contoh Politik Parokial, Pengertian, beserta Ciri-cirinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Politik parokial adalah suatu budaya politik yang terdapat dalam masyarakat dengan pemahaman terhadap politik dan pemerintah cenderung rendah. Adapun contoh politik parokial adalah budaya satu pemimpin akan memimpin seluruh bidang.
Syuhada dalam Fenomena Budaya Politik Parokial dan Perwujudan Demokrasi Pancasila dalam Perspektif Hukum Tata Negara menyampaikan bahwa politik parokial adalah budaya politik yang berada dalam jajaran paling rendah.
Apabila ingin tahu informasi penting terkait contoh politik parokial, cari tahu penjelasannya di artikel berikut.
Pengertian Politik Parokial
Sebelum mencari tahu tentang contoh politik parokial, sebaiknya pahami dulu pengertiannya. Jadi, politik parokial adalah salah satu jenis budaya politik yang dianggap paling rendah, karena masyarakatnya cenderung kurang pemahaman dan ketertarikan terhadap politik serta pemerintah.
Masyarakat yang berada dalam budaya politik parokial cenderung melihat politik sebagai objek yang terbatas pada wilayah tempat tinggalnya masyarakat. Umumnya, budaya politik ini berkembang pada masyarakat dengan kebudayaan tradisional.
Terjadinya politik parokial ini akibat masyarakat yang tidak mengetahui atau tidak sadar akan adanya sistem politik serta kondisi pemerintahan dalam suatu negara. Jadi, hal ini bukan karena masyarakat yang benar-benar tidak peduli, tetapi ketidaktahuan tersebut diakibatkan jangkauan pemikirannya terkait negara belum sempurna.
Ciri-ciri Politik Parokial
Ada beberapa ciri-ciri politik parokial yang perlu dipahami, antara lain:
1. Masyarakat Apatis
Salah satu ciri-ciri politik parokial adalah masyarakat cenderung apatis terhadap sistem politik yang berlaku di negaranya. Dalam hal ini, sikap masyarakat cenderung acuh tak acuh dan beranggapan jika mereka dapat hidup baik tanpa politik.
2. Masyarakat Masih Tradisional
Budaya politik parokial berkembang pada masyarakat yang memiliki kehidupan sederhana atau tradisional. Biasanya, kelompok masyarakat ini hidup di kawasan pedalaman sehingga sulit menjangkau kondisi nyata terkait politik di negaranya.
3. Politik Dianggap Hal Tabu
Ciri-ciri politik parokial selanjutnya adalah masyarakat beranggapan jika politik dianggap hal tabu dalam lingkungannya. Maka dari itu, kelompok masyarakat ini cenderung menutup diri mengenai situasi politik.
Contoh Politik Parokial
Berikut ini contoh politik parokial yang perlu dipahami:
Masyarakat tidak ikut serta dalam pemilu karena tidak memiliki ketertarikan.
Tidak peduli dengan kebijakan publik di lingkungannya.
Tidak suka berdiskusi tentang dunia politik.
Satu pemimpin dalam kelompok akan memimpin semua bidang, misalnya ketua adat.
Tidak peduli tentang siapa pemimpinnya.
Itulah informasi penting mengenai pengertian, ciri-ciri, dan contoh politik parokial. [ENF]
