Konten dari Pengguna

Contoh Republik Parlementer, Pengertian, dan Ciri-cirinya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh republik parlementer. Sumber: C1 Superstar/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh republik parlementer. Sumber: C1 Superstar/pexels.com

Republik parlementer adalah salah satu sistem pemerintahan yang dilakukan dengan setiap lembaga eksekutif bertanggung jawab langsung terhadap parlemen. Adapun contoh republik parlementer adalah negara Malaysia, Inggris, Jepang, dan Singapura.

Mubarok dalam Sistem Pemerintahan di Negara-Negara Rumpun Melayu mengungkapkan bahwa sejumlah negara di rumpun Melayu menerapkan sistem pemerintahan republik parlementer.

Untuk mengetahui informasi penting tentang contoh republik parlementer, simak penjelasannya di artikel ini.

Pengertian Sistem Pemerintahan Parlementer

Ilustrasi contoh republik parlementer. Sumber: Ricky Esquivel/pexels.com

Parlementer adalah sistem pemerintahan yang ditandai dengan pelaku dari lembaga eksekutif harus bertanggung jawab secara langsung terhadap parlemen. Dalam sistem pemerintahan ini, parlemen memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Bukan hanya itu, parlemen menjadi lembaga yang memegang kekuasaan tertinggi sekaligus mempunyai hak dan wewenang dalam mengawasi program kerja yang dilaksanakan oleh lembaga eksekutif.

Lembaga parlemen juga memiliki wewenang dalam mengangkat sekaligus memberhentikan perdana menteri, menjatuhkan pemerintahan dengan metode tertentu, dan lainnya.

Ciri-Ciri Sistem Pemerintahan Parlementer

Ada beberapa ciri-ciri sistem pemerintahan parlementer yang membedakannya dengan sistem pemerintahan lainnya. Adapun sejumlah ciri-ciri sistem pemerintahan parlementer adalah:

  • Presiden menjabat sebagai kepala negara, sementara perdana menteri sebagai kepala pemerintahan.

  • Perdana menteri mempunyai hak prerogatif atau hak istimewa sebagai pejabat negara.

  • Lembaga eksekutif bertanggung jawab langsung terhadap lembaga legislatif.

  • Anggota menteri mempunyai tanggung jawab kepada lembaga legislatif.

  • Lembaga legislatif mempunyai wewenang dalam menurunkan lembaga eksekutif.

  • Pemilihan lembaga eksekutif dilakukan oleh lembaga legislatif.

Contoh Republik Parlementer

Ada sejumlah negara yang menerapkan sistem pemerintahan parlementer. Adapun beberapa contoh republik parlementer adalah:

1. Benua Amerika

Beberapa negara di Benua Amerika yang menerapkan republik parlementer adalah The Bahamas, Barbados, Antigua and Barbuda, Canada, Domicia, Grenada, Jamaica, Saint Lucia, Belize, Trinidad dan Tobago, Saint Vincent and The Grenadines.

2. Benua Asia

Contoh republik parlementer dari Benua Asia adalah Bhutan, Bangladesh, India, Iraq, Cambodia, Kuwait, Jepang, Kyrgyzstan, Malaysia, Lebanon, Mongolia, Pakistan, Nepal, Thailand, dan Singapura.

3. Benua Eropa

Beberapa contoh republik parlementer dari Benua Eropa adalah Albania, Austria, Bulgaria, Belgium, Croatia, Denmark, Estonia, Jerman, Gungaria, Iceland, Finlandia, Italia, Latvia, Lituania, Moldova, Malta, Belanda, Slovakia, Luxemburg, Spanyol, Slovakia, Serbia, Polandia, Inggris, Switzerland, dan lainnya.

Demikian beberapa informasi mengenai contoh republik parlementer yang perlu dipahami. [ENF]