Konten dari Pengguna

Dampak Globalisasi di Bidang Ekonomi Secara Positif dan Negatif

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dampak Globalisasi di Bidang Ekonomi. Sumber: Igor Mashkov/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dampak Globalisasi di Bidang Ekonomi. Sumber: Igor Mashkov/Pexels.com

Globalisasi ekonomi muncul sebab informasi berkembang dengan pesat pada semua kegiatan yang sifatnya pemasaran, produksi, teknologi, dan sains.

Ada beberapa dampak globalisasi di bidang ekonomi, salah satunya

Adapun dampak globalisasi di bidang ekonomi ada dua, yakni dampak positif dan negatif.

Agar semakin paham, simak dalam pembahasan berikut ini!

Dampak Globalisasi di Bidang Ekonomi

Ilustrasi : Dampak Globalisasi di Bidang Ekonomi. Sumber : Karolina Grabowska/Pexels.com

Rohadi Wibowo dan Langgeng Nugroho dalam buku berjudul Sosiologi untuk SMP dan MTs Kelas IX menjelaskan bahwa globalisasi ekonomi berhubungan erat dengan fenomena perdagangan bebas yang bertujuan menghapus berbagai hambatan proses perdagangan di kancah internasional.

Adanya proses globalisasi pada bidang ekonomi ini membawa sejumlah dampak dalam kehidupan bermasyarakat. Berikut adalah penjelasannya.

1.Dampak Positif Globalisasi

  • Globalisasi ekonomi bisa menstimulasi tumbuhnya perekonomian di suatu negara, terutama negara berkembang, seperti Indonesia.

  • Globalisasi ekonomi membuka mekanisme dan kesempatan investasi di kancah internasional semakin mudah.

  • Membantu pendapatan negara berkembang semakin meningkat. Hal ini terjadi karena adanya kebebasan perdagangan berskala internasional. Pendapatan yang semakin meningkat bisa menekan angka kemiskinan di dunia.

  • Globalisasi ekonomi bisa mendorong ekonomi dunia terus tumbuh. Bukan hanya sisi sektoral, namun juga parsial.

  • Kesejahteraan tenaga kerja semakin meningkat. Kondisi ini terjadi, karena muncul banyak perusahaan skala global dan akan menuntut para buruh mempunyai kualitas yang tinggi.

  • Muncul banyak bisnis e-commerce atau transaksi jual beli lewat internet. Kemunculan bisnis ini tentu bisa menguntungkan beberapa pihak, yaitu penjual, pembeli, dan tenaga kerja.

  • Nilai impor dan ekspor semakin meningkat. Dalam hal ini, pasar global membantu ketersediaan barang agar dapat dimiliki semua negara lewat ekspor dan impor.

2. Dampak Negatif Globalisasi

  • Globalisasi ekonomi mengakibatkan meningkatnya kondisi ekonomi yang semakin sensitif dan tidak stabil.

  • Proses penyesuaian ekonomi suatu negara semakin tidak efektif. Kondisi ini terjadi, sebab tuntunan fleksibilitas yang mesti terpenuhi suatu negara saat ingin terjun dalam perdagangan global.

  • Pendapatan per kapita antara negara berkembang dan negara maju semakin timpang.

  • Meningkatkan oligopoli dan monopoli di tingkat global. Oligopoli merupakan kondisi pasar yang dimiliki segelintir pihak. Sedangkan monopoli adalah sebuah kondisi pasar yang hanya dimiliki satu penjual.

  • Standar lingkungan semakin menurun karena persaingan yang terus terjadi antara negara berkembang dengan tujuan menarik investasi asing.

  • Produk buatan dalam negeri semakin kalah saing dengan produk-produk impor. Kondisi ini terjadi karena berbagai alasan, mulai pengemasan yang tidak menarik, harga tinggi, serta kualitasnya yang rendah.

Demikian penjelasan tentang dampak globalisasi di bidang ekonomi secara positif dan negatif yang perlu diketahui. (Ek)