Dampak Kebijakan Contingenten terhadap Rakyat Jajahan VOC

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contingenten adalah salah satu kebijakan yang diterapkan oleh VOC selama menduduki Indonesia. Kebijakan ini berkaitan dengan pembayaran pajak yang nominalnya telah ditentukan pihak VOC. Adapun salah satu dampak kebijakan contingenten terhadap rakyat jajahan adalah mengalami kesulitan ekonomi.
Siagian, Rahmadana, Basmar, dan Purba dalam Ekonomi dan Bisnis Indonesia menjelaskan bahwa contingenten adalah kebijakan VOC yang mendukung pelaksanaan monopoli.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai dampak kebijakan contingenten terhadap rakyat jajahan, simak selengkapnya di artikel berikut.
Apa itu Contingenten?
Sebelum mengulik mengenai dampak kebijakan contingenten terhadap rakyat jajahan, sebaiknya pahami dulu pengertiannya. Jadi, contingenten adalah kewajiban pembayaran pajak bagi rakyat jajahan dengan nominal yang sudah ditentukan langsung oleh pihak VOC.
Adapun pembayaran pajak tersebut berupa hasil bumi dan tidak diberlakukan sistem ganti rugi. Adapun tujuan pemberlakukan contingenten adalah untuk menjaga arus kas keuangan VOC agar tetap aman dan terjamin. Itulah sebabnya, kebijakan ini tergolong merugikan rakyat.
Dampak Contingenten terhadap Rakyat Jajahan
Pada dasarnya, penerapan sistem contingenten tentu merugikan rakyat Indonesia. Pasalnya, rakyat dipaksa membayar pajak ketika hasil buminya sendiri pun harus diserahkan kepada pihak Belanda.
Adapun beberapa dampak kebijakan contingenten terhadap rakyat jajahan adalah:
Membuat rakyat Indonesia mengalami kesulitan secara ekonomi.
Masyarakat mengalai kekerasan apabila membangkang atau melanggar aturan.
Rakyat menderita karena harus bekerja penuh untuk VOC dengan hasil bumi yang diberikan secara keseluruhan kepada pihak VOC dan harganya rendah.
Kebijakan VOC Lainnya
Selain contingenten, VOC juga memiliki kebijakan lainnya. Adapun beberapa kebijakan VOC yang merugikan rakyat Indonesia adalah:
Hak ekstirpasi, yaitu hak untuk menebang dan membabat habis tanaman rempah-rempah. Hal ini bertujuan untuk melancarkan penerapan monopoli perdagangan.
Verplichte leverantie, yaitu kebijakan yang mewajibkan rakyat untuk menyerahkan hasil buminya hanya kepada pihak VOC. Dengan begitu, penyerahan kepada pihak lain tidak diperbolehkan. Harga hasil buminya sendiri juga ditentukan secara langsung oleh pihak VOC.
Pelayaran Hongi, yaitu proses pengawasan perdagangan untuk mengontrol produksi rempah-rempah serta melancarkan pelaksanaan monopoli perdagangan.
Demikian beberapa informasi mengenai dampak kebijakan contingenten terhadap rakyat jajahan. [ENF]
