Dampak Kolonialisme di Bidang Agama dan Lainnya di Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terjadinya penjajahan dan kolonialisme di Indonesia pada masa lalu memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk keagamaan. Adapun salah satu dampak kolonialisme di bidang agama adalah terbatasnya umat Islam yang hendak menunaikan ibadah haji.
Rakhman dan Hidayat dalam Perjalanan Ibadah Haji Masyarakat Jawa pada Masa Kolonial (1905─ 1942) menyebutkan bahwa ibadah haji pada masa penjajahan cenderung terbatas dan tidak dapat leluasa.
Untuk mengetahui penjelasan mengenai dampak kolonialisme di bidang agama, simak selengkapnya di artikel berikut.
Dampak Kolonialisme di Bidang Agama
Pada masa penjajahan di Indonesia, berbagai aspek kehidupan serba dibatasi, termasuk di bidang keagamaan. Adapun beberapa dampak kolonialisme di bidang agama adalah:
1. Terbatasnya Ibadah Haji
Salah satu dampak kolonialisme di bidang agama adalah terbatasnya ibadah haji bagi umat Islam. Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, pembatasan ibadah haji dilakukan guna menghindari kemungkinan terjadinya perlawanan para jemaah haji ketika kembali ke Indonesia.
Sebab, usai menunaikan ibadah haji dan kembali ke Indonesia, masyarakat akan memiliki semangat nasionalisme yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, pemerintah kolonial memutuskan untuk membatasinya.
2. Masuknya Agama Kristen
Dampak kolonialisme di bidang agama berikutnya adalah masuknya agama Kristen di Indonesia. Pada masa kedatangan Portugis, salah satu prinsip yang dibawa adalah untuk menyebarkan agama.
Oleh sebab itu, bangsa Eropa datang bukan hanya mengambil rempah-rempah dan melakukan penjajahan, tetapi juga menyebarkan agama Kristen-Katolik.
Dampak Kolonialisme di Bidang Politik
Selain bidang agama, ada pula dampak kolonialisme di bidang politik. Adapun sejumlah dampak kolonialisme di bidang politik adalah:
Sistem pemerintahan berubah menjadi kolonialis.
Turut mengontrol pergantian pemimpin kerajaan dan menghancurkan kekuasaan pribumi.
Memengaruhi kebijakan para raja.
Mengganti hukum adat menjadi hukum barat modern.
Pemerintah mendapatkan pengaruh filosofi Trias Politica dari pemerintah kolonial.
Dampak Kolonialisme di Bidang Sosial Budaya
Adapun dampak kolonialisme di bidang sosial budaya adalah:
Penggunaan bahasa Belanda pada masa penjajahan yang memengaruhi perkembangan bahasa Indonesia.
Berkembangnya seni musik dan tarian modern dari Barat.
Pembangunan gedung-gedung dengan nuansa Eropa.
Munculnya banyak golongan sosial di masyarakat.
Meningkatnya mobilitas sosial masyarakat.
Demikian informasi mengenai dampak kolonialisme di bidang agama dan lainnya. [ENF]
