Konten dari Pengguna

Dampak Positif Preanger Stelsel beserta Efek Negatifnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dampak positif preanger stelsel. Sumber: Heather Smith/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dampak positif preanger stelsel. Sumber: Heather Smith/pexels.com

Preanger stelsel adalah salah satu kebijakan VOC yang diterapkan di Indonesia untuk memonopoli perdagangan. Selain mempunyai efek negatif, kebijakan ini juga berdampak positif bagi Indonesia. Salah satu dampak positif preanger stelsel adalah Priangan menjadi wilayah penghasil kopi yang cukup berpengaruh.

Syatori dalam Preanger Stelsel: Kisah tentang Bisnis Kopi Belanda di Tanah Cirebon-Priangan mengungkapkan bahwa preanger stelsel adalah kewajiban menanam kopi yang diterapkan VOC kepada rakyat Priangan.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai dampak positif preanger stelsel, simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Apa itu Preanger Stelsel?

Ilustrasi dampak positif preanger stelsel. Sumber: Antony Trivet/pexels.com

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai dampak positif preanger stelsel, cari tahu dulu pengertiannya. Preanger stelsel adalah salah satu kebijakan VOC yang diterapkan di Indonesia, khususnya wilayah Priangan-Cirebon pada awal abad ke-18.

Kebijakan tersebut berupa sistem tanam paksa kopi untuk meningkatkan keuntungan pihak Belanda. Pasalnya, kopi termasuk sebagai komoditas yang menjanjikan dan memiliki harga jual tinggi.

Hal itu bermula dari kecintaan orang Belanda terhadap pertanaman, termasuk kopi. Akhirnya, mereka melakukan uji coba dan mendapati bahwa penanaman kopi lebih subur pada wilayah dataran tinggi dengan tanah di hutna alami.

Dampak Positif Preanger Stelsel

Penerapan preanger stelsel terhadap masyarakat Priangan ternyata tidak hanya memberikan pengaruh negatif, tetapi turut memberikan dampak positif.

Adapun dampak positif preanger stelsel adalah wilayah Priangan menjadi penghasil atau produsen kopi yang cukup berpengaruh. Bukan hanya itu, rakyat Priangan juga mulai mengenal kopi sebagai komoditas ekspor yang menjanjikan.

Bahkan, pada abad ke-18, 1/2 hingga 3/4 kopi yang ada di pasaran dunia bersumber dari wilayah Priangan. Sayangnya, hasil dari monopoli perdagangan kopi tersebut hanya menguntungkan pihak VOC dan Belanda semata.

Dampak Negatif Preanger Stelsel

Sistem tanam paksa kopi atau preanger stelsel ini juga memberikan dampak negatif. Adapun beberapa dampak negatif preanger stelsel adalah:

  1. Rakyat Priangan hidup menderita, karena mereka diwajibkan menanam kopi dan menyerahkan seluruh hasil panennya terhadap pihak VOC. Bahkan, harga yang diberikan juga sangat rendah. Tak jarang pula uang hasil penjualan tersebut tidak diserahkan kepada rakyat.

  2. Rakyat dipaksa untuk bekerja rodi demi membangun gudang kopi.

  3. Terjadi kemiskinan struktural, hingga hampir 2 abad.

  4. Rakyat mengalami kelaparan, khususnya di wilayah Priangan.

Demikian beberapa informasi mengenai dampak positif preanger stelsel dan pengaruh negatifnya. [ENF]