Konten dari Pengguna

Dampak Urbanisasi Bagi Desa dan Kota di Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dampak urbanisasi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dampak urbanisasi. Foto: Pixabay

Urbanisasi adalah proses perpindahan penduduk dari wilayah desa menuju perkotaan untuk menetap di sana selama kurun waktu tertentu.

Terjadinya urbanisasi dapat membawa pengaruh terhadap kehidupan di kota dan pedesaan, baik itu dampak positif maupun negatif.

Simak berbagai dampak urbanisasi bagi desa dan kota di Indonesia dalam ulasan di bawah ini.

Dampak Urbanisasi bagi Desa dan Kota

Ilustrasi dampak urbanisasi. Foto: Pixabay

Urbanisasi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor pendorong, seperti adanya ketidakmerataan atau kesenjangan pembangunan di desa dan kota.

Akibatnya, masyarakat desa berbondong-bondong pergi ke kota untuk mencari kesempatan hidup yang lebih baik.

Terjadinya urbanisasi dapat memberi sejumlah dampak, baik bagi desa maupun kota yang mengalaminya.

Dikutip dari dari buku Sosiologi Pedesaan karya Sriyana, berikut adalah dampak urbanisasi bagi wilayah desa dan kota di Indonesia.

1. Dampak bagi Wilayah Pedesaan

  • Meningkatkan pengetahuan masyarakat desa.

  • Membuat masyarakat desa menjadi modern.

  • Meningkatkan kemampuan masyarakat desa sehingga bisa mengimbangi masyarakat kota.

  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

  • Banyak kehilangan tenaga kerja produktif karena lebih memilih pergi ke kota.

  • Lahan potensial di desa menjadi terlantar.

  • Meningkatnya gejala urbanisme seperti gaya dan pola hidup yang meniru masyarakat kota.

  • Proses pembangunan desa terhambat karena minimnya tenaga kerja.

2. Dampak bagi Wilayah Perkotaan

  • Jumlah dan kepadatan penduduk meningkat cepat.

  • Tingkat pengangguran meningkat karena jumlah penduduk tidak sesuai dengan ketersediaan lapangan kerja.

  • Tingkat kriminalitas tinggi karena adanya tekanan untuk bertahan hidup.

  • Timbul permukiman kumuh yang ditinggali oleh para pelaku urbanisasi yang gagal.

  • Terjalin kerjasama baik antara masyarakat di daerah satu dengan daerah lain.

  • Menurunnya jumlah tenaga kerja produktif di desa.

  • Timbul masalah perumahan sempit yang tidak sesuai standar kesehatan.

  • Tingginya potensi kemunculan pengangguran di kota.

  • Muncul lokasi permukiman yang tidak sehat dan rawan kriminalitas.

  • Kemacetan semakin parah diperkotaan.

  • Meningkatkan permasalahan sampah di kota.

  • Kebutuhan tenaga kerja di kota terpenuhi.

  • Roda ekonomi berputar dengan baik.

Demikian pembahasan mengenai dampak urbanisasi bagi desa dan kota di Indonesia yang perlu diketahui. (SP)