Konten dari Pengguna

Dari Mana Nilai-Nilai dalam Pancasila Berasal? Ketahui Informasinya di Sini

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dari mana nilai-nilai dalam Pancasila berasal, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Lighten Up
zoom-in-whitePerbesar
Dari mana nilai-nilai dalam Pancasila berasal, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Lighten Up

Dari mana nilai-nilai dalam Pancasila berasal patut diketahui oleh setiap masyarakat Indonesia. Hal ini untuk menanamkan nilai cinta negara dan menambah wawasan mengenai Pancasila sebagai dasar negara.

Mengutip dari buku Mengenal Indonesia, Mengenal Diri Kita, Sahabat Khatulistiwa, (2023:347), Pancasila adalah ideologi bangsa yang disusun oleh para pahlawan demi menciptakan Indonesia menjadi negara yang lebih baik.

Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara juga menjadi hukum tertinggi dalam kehidupan bernegara.

Dari Mana Nilai-Nilai dalam Pancasila Berasal?

Dari mana nilai-nilai dalam Pancasila berasal, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Mufid Majnun

Sebagai nilai yang telah diusung oleh para pahlawan bangsa, setiap nilai dari sila dalam Pancasila telah dipikirkan secara matang. Lantas, dari mana nilai-nilai dalam Pancasila berasal? Berikut adalah informasi selengkapnya.

Berdasarkan informasi dari situs mpr.go.id, nilai-nilai yang ada dalam Pancasila berasal dari bumi bangsa Indonesia sendiri. Sebab, seluruh sila dalam Pancasila sejalan dengan nilai-nilai kehidupan yang dipegang oleh masyarakat tanah air.

Lahirnya Pancasila juga berasal dari proses panjang yang melibatkan berbagai usulan hingga perdebatan.

Diketahui Pancasila tercipta oleh BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang bertugas untuk merumuskan dasar negara Indonesia.

Dalam proses merumuskan dasar negara, terjadi beberapa kali sidang. Pada sidang pertama ini, Mohammad Yamin mengemukakan lima asas dasar negara, yakni, Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri ke-Tuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat.

Selain Mohammad Yamin, Ir. Soekarno juga menyampaikan usulannya mengenai Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidatonya, ia mengusulkan konsep awal Pancasila yang berbeda dari yang dikenal saat ini.

Hingga akhirnya untuk menyempurnakan rumusan Pancasila dari berbagai tokoh bangsa, BPUPKI membentuk Panitia Sembilan.

Setelah melalui proses persidangan, Pancasila akhirnya disahkan pada 18 Agustus 1945 dengan bunyi teks yang dikenal saat ini, sesuai informasi dari situs ditsmp.kemendikdasmen.go.id.

Terpilihnya Pancasila sebagai ideologi bangsa berasal dari nilai-nilai luhur serta budaya yang ada dalam kehidupan setiap masyarakat Indonesia.

Hal ini sejalan dengan nilai dan budaya yang telah mengakar dalam kehidupan sehari-hari sejak zaman dahulu.

Setiap nilai dalam sila Pancasila tidak hanya hasil konseptual seseorang, melainkan hasil karya besar bangsa Indonesia yang diangkat dari nilai-nilai kultural, sebagaimana dikutip dari buku Pancasila, Budiman Purba, dkk., (2024:0).

Dengan kata lain, nilai Pancasila berasal dari kehidupan sosiologis masyarakat Indonesia.

Itu dia informasi mengenai dari mana nilai-nilai dalam Pancasila berasal yang patut diketahui. Dengan mengetahui hal tersebut, maka wawasan mengenai dasar ideologi negara bisa lebih bertambah dan bisa mengenal Pancasila semakin dalam lagi. (Prima)

Baca juga: Pentingnya Berperilaku sesuai Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari