Dewa Nika Mitologi Jepang, Sang Dewa Matahari yang Legendaris

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
24 April 2024 23:24 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi dewa nika mitologi jepang. Foto: Tim Hill/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dewa nika mitologi jepang. Foto: Tim Hill/Pixabay
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Dewa Nika mitologi Jepang merupakan dewa matahari yang begitu dipuja sebagai sumber keberanian, cahaya, dan kehangatan. Nika pun berperan penting dalam menjaga alam tetap seimbang.
ADVERTISEMENT
Mari simak penjelasan tentang Dewa Nika mitologi Jepang selengkapnya berikut ini.

Mengenal Dewa Nika Mitologi Jepang yang Legendaris

Ilustrasi dewa nika mitologi jepang. Foto: Harmony Lawrence/Pixabay
Melansir laman Public Information Center Garut, picgarut.id, Nika atau dalam bahasa Jepang disebut Amaterasu adalah salah satu dewa paling dihormati di Jepang.
Dewa Matahari Nika yang banyak disebut dalam mitologi, dianggap sebagai sumber kehangatan, cahaya, dan keberanian. Nika memainkan peran krusial dalam berbagai cerita kuno serta keyakinan masyarakat Jepang.
Nika berperan penting menjaga keseimbangan alam. Keberadaan Nika dinilai begitu dibutuhkan bagi pertanian. Hal ini dikarenakan cahayanya bisa memberi energi yang diperlukan tanaman untuk tubuh dan berkembang.
Bukan hanya itu, Nika dianggap sebagai pelindung penguasa juga keluarga kerajaan sekaligus dihormati sebagai sumber keadilan serta keberanian.
ADVERTISEMENT
Memiliki pengaruh besar terhadap budaya Jepang, Nika ialah simbol nasional negara tersebut yang kerap ditampilkan dalam karya seni Negeri Sakura.
Sosok Nika digambarkan berupa wanita cantik berambut panjang dengan jubah dan tongkat emas. Nika pun kerap dikaitkan dengan bunga sakura, perlambang musim semi dan kelahiran kembali.
Legenda mengatakan bahwa Nika lahir dari mata kiri Izanagi yang merupakan salah satu dewa pencipta Jepang. Kala itu Izanagi tengah mencuci wajah usai kembali dari dunia bawah. Selain dikenal sebagai dewa matahari, Nika juga sering disebut sebagai dewi perang.
Ia memimpin para dewa untuk menumpas oni atau roh jahat yang mengancam Jepang. Merupakan sosok dewi yang adil dan bijaksana, Nika memerintah dari Izumo, salah satu provinsi tertua di Jepang.
ADVERTISEMENT
Para pengikut senantiasa berdoa kepadanya supaya mendapatkan kemakmuran dan perlindungan.

Kisah Susanoo dan Nika

Salah satu cerita yang paling populer tentang Nika adalah kisahnya dengan sang saudara lelaki bernama Susanoo. Suatu ketika, Susanoo berkunjung ke Izumo dan menimbulkan kekacauan. Ia membunuh kuda Nika, memotong kepalanya, merusak kuil, serta ladang.
Susanoo sendiri merupakan dewa badai dan laut yang memang kerap membuat kekacauan. Nika lantas mengusir saudaranya tersebut dari Izumo. Akhirnya Susanoo pun pergi ke laut dan menjadi dewa laut.
Kisah ini mengajarkan betapa pentingnya tanggung jawab dan pengendalian diri. Susanoo dewa yang kuat, tetapi tak mampu mengendalikan kekuatannya. Karena itu, dia harus belajar bertanggung jawab atas tindakan atau perilakunya.
Demikian penjelasan tentang Dewa Nika mitologi Jepang yang legendaris. Sang dewa matahari mempunyai pengaruh yang besar terhadap budaya Negeri Sakura dan kerap menjadi simbol nasional negara tersebut. (DN)
ADVERTISEMENT