Diakronis: Pengertian, Cara dan Contohnya dalam Sejarah

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam sejarah, ada dua metode berpikir yang sangat penting, yakni diakronis dan sinkronis. Diakronis adalah kajian yang memanjang dalan waktu. Namun, diakronis ini terbatas pada ruang.
Untuk lebih jelasnya, simak ulasan mengenai pengertian, cara, serta contoh diakronis dalam artikel ini.
Mengenal Pengertian Diakronis
Sejarah melihat sesuatu dari rentang waktu. Diakronis sendiri berasal dari bahasa latin yakni dia dan chronich. Dia adalah melalui atau melampaui, sementara chronich adalah suatu hal yang sudah berlalu atau melampaui waktunya.
Dikutip dari buku Pasti Bisa Sejarah Indonesia milik Tim Ganesha Operation, diakronis artinya memanjang dalam waktu, namun terbatas pada ruang. Para sejarawan diwajibkan untuk melihat sebuah peristiwa secara diakronik.
Hal ini disebabkan oleh sifatnya yang melihat sesuatu dengan cara memanjang dalam waktu, diakronis atau diakronik sering digunakan dalam melihat sebuah peristiwa sejarah.
Diakronik juga memiliki pengertian lain yakni berpikir secara kronolis atau sesuai dengan urutan peristiwa yang terjadi. Itulah mengapa diakronik sering digunakan metode untuk merekonstruksi peristiwa sejarah.
Diakronis memiliki sejumlah ciri sebagai berikut.
1. Memiliki Sifat Vertikal
Diakronik umumnya bersifat vertikal, yakni konsep berpikir diakronik menjabarkan suatu peristiwa berdasarkan dengan proses awal hingga akhir kejadian.
2. Hal yang Dibahas Lebih Luas
Karena mementingkan proses, maka pembahasan diakronik lebih luas, detail, dan menyeluruh. Selain itu, pembahasan metode diakronik juga memberikan penjelasan yang lebih utuh dan sempurna.
3. Mempunyai Konsep Perbandingan
Diakronik juga mempunyai konsep perbandingan antara kejadian satu dengan kejadian lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencari tahu sebab dan akibat terjadinya sebuah peristiwa sejarah.
4. Berkesinambungan
Metode diakronik membahas segala sesuatu berdasarkan rentan waktu yang mengedepankan kronologis. Karena itu, konsep diakronik menjelaskan sesuatu dari waktu ke waktu secara berurutan dan nyambung.
Contoh Diakronis Dalam Sejarah
Berikut adalah contoh diakronis dalam sejarah.
Perang Diponegoro (1825-1830)
Pemerintah Belanda membangun jalan untuk sarana transportasi militer di Yogyakarta
Pada 20 Juli 1825, perang Tegalrejo dikepung oleh Belanda
Akhirnya, Pangeran Diponegoro beserta pengikutnya membuat dan menyusun strategi gerilya
Pada tahun 1827, Belanda menerapkan strategi Benteng Stelsel
Tahun 1829 Kiai Maja Ditangkap oleh Belanda
Pada 25 Maret 1930, Pangeran Diponegoro berhasil tertangkap di Magelang
Itulah pengertian, ciri, dan contoh dari berpikir secara diakronik dalam sejarah. Semoga bermanfaat! (RAF)
