Konten dari Pengguna

Dimulainya Perkembangan Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan Modern

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dimulainya Perkembangan Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan Modern. Foto: Usnplash/The National Library of Norway
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dimulainya Perkembangan Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan Modern. Foto: Usnplash/The National Library of Norway

Sosiologi adalah ilmu yang lahir dari pergolakan sosial dan keinginan manusia untuk memahami masyarakat secara ilmiah. Pertanyaannya, kapan dan di mana dimulainya perkembangan sosiologi sebagai ilmu pengetahuan modern?

Soal seperti ini kerap ditemukan dalam buku pelajaran dan materi ujian, terutama di tingkat SMA. Meski tampak sederhana, jawabannya menyimpan sejarah panjang tentang perubahan peradaban dan lahirnya cara berpikir ilmiah.

Dimulainya Perkembangan Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan Modern

Ilustrasi Dimulainya Perkembangan Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan Modern. Foto: Usnplash/Shane Aldendorff

Jawaban dari pertanyaan “kapan dan di mana dimulainya perkembangan sosiologi sebagai ilmu pengetahuan modern?” adalah pada abad ke-19 di Inggris dan Eropa Barat, khususnya di Prancis dan Jerman melalui karya Auguste Comte.

Hal ini sejalan dengan kajian dalam Modul Memahami Sosiologi karya I Ketut Surya Diarta (hlm. 12-16), yang menyebut bahwa sosiologi lahir dari gejolak besar masyarakat modern Eropa akibat perubahan revolusioner.

Revolusi Industri, Revolusi Prancis, dan Masa Pencerahan mengubah sistem sosial, ekonomi, serta politik secara drastis dan mendorong para pemikir mengkaji masyarakat secara ilmiah agar perubahan dapat dipahami dengan logis.

Salah satu pemikir itu adalah Auguste Comte, seorang filsuf asal Prancis. Ia memperkenalkan istilah sosiologi pada tahun 1837 melalui buku Course de Philosophie Positive, yang menerapkan metode ilmu alam dalam kajian tentang masyarakat.

Sejak itu, sosiologi berkembang menjadi ilmu akademik yang menelaah perilaku manusia, struktur sosial, dan dinamika budaya yang terus berubah seiring dengan munculnya tantangan di kehidupan masyarakat modern.

Perkembangan Pesat Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan Modern

Ilustrasi Dimulainya Perkembangan Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan Modern. Foto: Usnplash/Stas Vishnevetsy

Meski sosiologi lahir di Eropa, perkembangannya justru berlangsung pesat di Amerika Serikat, terutama saat memasuki abad ke-20, seiring munculnya gejolak sosial akibat ledakan urbanisasi dan arus imigrasi besar-besaran.

Gejolak tersebut mengakibatkan tingginya kriminalitas, kerusuhan, hingga tuntutan kaum buruh dan perempuan. Kondisi ini mendorong para ilmuwan sosial mencari pendekatan baru karena sosiologi ala Eropa tidak lagi relevan.

Dari sanalah ilmu sosiologi modern semakin berkembang pesat. Beberapa sumber, seperti adminpublik.uma.ac.id, menyebut Amerika dan abad ke-20 sebagai awal kebangkitan sosiologi yang lebih kontekstual dan aplikatif.

Beberapa pemikiran baru yang menonjol saat itu antara lain adalah difusionisme, fungsionalisme, dan strukturalisme. Semuanya memberikan kerangka baru untuk membaca masyarakat melalui relasi sosial, peran, nilai, dan intuisi.

Adapun ciri khas dari sosiologi ini di antaranya yaitu spesialisasi kajian, fokus pada kelompok sosial tertentu, serta penerapan riset ilmiah terkontrol dengan bantuan komputer untuk menyusun data dan hasil survei secara efisien.

Itulah ulasan seputar kapan dan di mana dimulainya perkembangan sosiologi sebagai ilmu pengetahuan modern. (Nida)

Baca juga: Faktor Utama yang Mendorong Lahirnya Ilmu Sosiologi