Konten dari Pengguna

Faktor-faktor Pertumbuhan Penduduk yang Memengaruhi Kehidupan di Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Hanya Ilustrasi: Faktor-faktor Pertumbuhan Penduduk. Sumber: Irgi Nur Fadil/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto Hanya Ilustrasi: Faktor-faktor Pertumbuhan Penduduk. Sumber: Irgi Nur Fadil/Pexels.com

Perkembangan penduduk pada suatu negara yang selalu berubah, termasuk di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor. Lantas apa saja faktor-faktor pertumbuhan penduduk yang memengaruhi kehidupan di Indonesia?

Lebih jelasnya, simak uraian di bawah ini!

Faktor-Faktor Pertumbuhan Penduduk

Foto Hanya Ilustrasi: Faktor-faktor Pertumbuhan Penduduk. Sumber: mali maeder/Pexels.com

Faktor-faktor pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah:

1. Kelahiran (Fertilitas)

Drs. Sugiharyanto, M.Si. dalam buku berjudul Seri IPS Geografi dan Sosiologi SMP Kelas VIII menjelaskan bahwa kelahiran bayi hidup yang terjadi pada suatu daerah dalam jangka waktu tertentu disebut dengan kelahiran atau fertilitas, natalitas, dan birth.

Angka kelahiran atau tingkat kelahiran adalah jumlah bayi yang lahir dari setiap 1.000 orang dalam waktu satu tahun.

Ketika angka suatu kelahiran di negara tinggi, maka jumlah penduduk berusia muda akan lebih banyak dibandingkan yang usianya dewasa. Sebaliknya, jika angka kelahirannya rendah, maka jumlah penduduk dewasa lebih banyak dari yang berusia muda.

2. Kematian (Mortalitas)

Jumlah orang yang meninggal dunia dari 1.000 orang atau penduduk dalam satu tahun disebut angka kematian atau mortalitas. Pada negara berkembang biasanya mempunyai tingkat kematian yang lebih tinggi daripada negara maju.

Faktor pendorong kematian adalah kurang kesadaran kesehatan, sarana dan prasarana kesehatan kurang, kecelakaan lalu lintas, dan tindakan kriminalitas.

Sedangkan faktor penghambat kematian adalah gizi yang tercukupi, sarana dan prasarana yang lengkap, dan muncul kesadaran penduduk tentang kesehatan.

3. Migrasi

Migrasi penduduk adalah masuk serta keluarnya penduduk maupun perpindahan lokasi penduduk dari suatu lokasi ke lokasi lain. Migrasi secara umum bisa dibedakan dalam dua jenis, yakni migrasi nasional dan migrasi internasional. Ini penjelasannya:

Migrasi Nasional

Migrasi nasional merupakan perpindahan penduduk yang ada di suatu negara. Migrasi nasional tujuannya agar penduduk mendapatkan kehidupan lebih baik. Jenis migrasi nasional adalah:

  • Ruralisasi. Perpindahan penduduk dari kota ke desa.

  • Sirkulasi. Perpindahan penduduk tidak menetap dan hanya sekedar tinggal pada waktu tertentu.

  • Transmigrasi. Perpindahan penduduk antar pulau.

  • Urbanisasi. Perpindahan penduduk dari desa ke kota dalam satu pulau.

Migrasi Internasional

Migrasi internasional yang dilakukan antarnegara. Ini jenis-jenisnya:

  • Imigrasi. Penduduk datang dari sebuah negara ke negara lainnya dengan berbagai tujuan.

  • Repatriasi. Perpindahan penduduk dari satu negara yang ditinggali pada waktu sementara dan kembali ke negara asal untuk jangka waktu lama.

  • Emigrasi. Perpindahan penduduk di sebuah negara menuju negara lain dalam jangka waktu tertentu.

Itulah penjelasan tentang faktor-faktor pertumbuhan penduduk yang memengaruhi perkembangan penduduk di Indonesia. (eK)