Konten dari Pengguna

Faktor Politik yang Mendorong Munculnya Reformasi beserta Faktanya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi faktor politik yang mendorong munculnya reformasi. Sumber: pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi faktor politik yang mendorong munculnya reformasi. Sumber: pexels

Reformasi ialah sebuah era dalam perpolitikan Indonesia yang terjadi setelah mundurnya Soeharto sebagai Presiden RI pada 1998.

Dikutip dari buku Sistem politik Indonesia Era Reformasi karya Budi Winarno, faktor politik yang mendorong munculnya reformasi salah satunya Soeharto menjabat sebagai Presiden Indonesia selama 32 tahun, yakni dari tahun 1966 hingga 1998.

Pada artikel ini akan dijabarkan faktor politik yang mendorong munculnya reformasi beserta faktanya.

Faktor Politik yang Mendorong Munculnya Reformasi

Ilustrasi faktor politik yang mendorong munculnya reformasi. Sumber: pexels

Runtuhnya pemerintah Orde Baru adalah hasil dari akumulasi berbagai macam krisis, salah satunya adalah krisis politik.

Faktor politik yang mendorong munculnya reformasi menjelang kejatuhan pemerintah Orde Baru adalah kemenangan mutlak Golkar dalam Pemilihan Umum 1997 yang diklaim terjadi dengan proses yang tidak wajar.

Pemilihan umum atau pemilu selama Orde Baru hanya dilaksanakan sebagai formalitas semata, dimana pemilihan umum yang diadakan selalu dimenangkan oleh partai Golongan Karya atau Golkar.

Hal ini terjadi dikarenakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang dengan lancarnya dilakukan oleh Soeharto beserta kroninya yang terus berkuasa.

Kemenangan Golkar pada setiap pemilu dikarenakan seluruh elemen pemerintahan diwajibkan memilih Golkar. Selanjutnya, pemerintahan Orde Baru sangatlah otoriter serta antikritik.

Pada awal pemerintahannya, Orde Baru yang fokus pada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi secara tidak segan menyingkirkan pendukung lawan politiknya yang dinilai sebagai ancaman.

Gaya otoriter atau dalam istilah tangan besi, dengan perlahan membawa Soeharto untuk mengontrol serta menguasai negara secara berkesinambungan.

Faktor yang Mendorong Munculnya Reformasi

Berikut faktor yang mendorong munculnya reformasi tahun 1998 dari aspek ekonomi, hukum, dan sosial masyarakat.

Faktor Ekonomi

  • Adanya krisis mata uang rupiah yang parah.

  • Naiknya harga barang-barang pokok kebutuhan masyarakat.

  • Sulitnya mendapatkan barang-barang pokok penunjang hidup.

Faktor Sosial Masyarakat

  • Kerusuhan pada tanggal 13 dan 14 Mei 1998 melumpuhkan perekonomian rakyat.

  • Adanya rasa tidak percaya di masyarakat kepada pemerintah orde baru yang penuh dengan tindakan nepotisme dan merajalelanya korupsi.

  • Para mahasiswa yang menginginkan perubahan.

Faktor Hukum

  • Belum adanya keadilan dalam perlakuan hukum yang sama dan setara diantara warga negara.

  • Adanya banyak temuan tindakan KKN dalam pelaksanaan pemerintahan.

Demikianlah penjabaran faktor politik yang mendorong munculnya reformasi beserta faktanya. (ARH)