Fungsi Kapak Perimbas dan Peninggalan Zaman Purba Lainnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kapak perimbas adalah salah satu peninggalan zaman manusia purba, tepatnya di masa paleolitikum. Adapun fungsi kapak perimbas adalah untuk memotong kayu dan menguliti binatang buruan.
Menurut Iriani dalam penelitiannya bertajuk Kebudayaan Masyarakat Prasejarah Indonesia, pada zaman prasejarah, banyak peninggalan manusia purba seperti kapak perimbas dan kapak lonjong.
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar fungsi kapak perimbas, simak penjelasan berikut ini.
Fungsi Kapak Perimbas
Kapak perimbas adalah peninggalan manusia purba di zaman Plestosen dan ditemukan di zaman paleolitikum. Kapak ini juga disebut dengan istilah chopper yang bentuknya mitip dengan kapak genggam, memiliki ukuran lebih besar, ujung tajam, bentuk lurus dan cembung.
Adapun fungsi kapak perimbas adalah:
Memecang tulang belulang.
Memotong atau merimbas kayu.
Menggali tanah untuk mencari umbi-umbian.
Menusuk serta menguliti binatang buruan.
Ciri-ciri Kapak Perimbas
Pada dasarnya, kapak perimbas mempunyai beberapa ciri-ciri. Adapun ciri-ciri kapak perimbas adalah:
Tidak mempunyai tangkai.
Berasal dari batu dan bentuknya belum spesifik.
Digunakan dengan cara digenggam.
Memiliki bagian tajam di satu sisi.
Cara pembuatannya masih kasar.
Peninggalan Zaman Prasejarah Lainnya
Selain kapak perimbas, masih terdapat peninggalan zaman praaksara lainnya, antara lain:
1. Kapak Genggam
Salah satu contoh peninggalan zaman prasejarah adalah kapak genggam. Alat ini memiliki fungsi untuk berburu. Bentuknya pun tergolong sederhana, dengan satu sisi tajam.
Adapun lokasi penemuan kapak genggam berada di Awangbangkal (Kalimantan Selatan), Yrunyan (Bali), serta Kalianda (Lampung).
2. Kapak Persegi
Contoh peninggalan zaman prasejarah berikutnya adalah kapak persegi. Alat ini terbuat dari batu dan berfungsi untuk memahat, berburu, serta mencangkul. Seperti namanya, alat ini memiliki bentuk persegi dengan kedua sisi telah diasah halus, sedangkan salah satunya tajam.
3. Alat Serpih
Peninggalan zaman praaksara lainnya adalah alat serpih. Alat ini berfungsi untuk memotong, menusuh, serta melubangi kulit binatang. Adapun bahan pembuatannya adalah dari kayu.
4. Kapak Lonjong
Peninggalan zaman praaksara berikutnya adalah kapak lonjong. Alat ini memiliki pangkal lebar serta tajam. Sementara itu, di sisi ujungnya berbentuk runcing.
Demikian beberapa informasi mengenai fungsi kapak perimbas dan peninggalan zaman prasejarah lainnya. [ENF]
