Garis Tepi Peta: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebuah peta memiliki beberapa komponen pendukung yang dapat memudahkan pembaca saat menggunakan peta tersebut untuk mencari informasi terkait letak suatu wilayah atau lainnya. Salah satu komponen tersebut adalah garis tepi peta.
Mengutip buku Pemetaan Hutan dan Sistem Informasi Geografis Dasar oleh Galit Gatut P., (2023:99), peta adalah gambaran permukaan bumi datar berisikan fenomena alam dan buatan, yang memuat berbagai informasi terkait pengelolaan sumber daya alam di berbagai bidang.
Beberapa komponen dalam suatu peta adalah judul, garis tepi peta, simbol, legenda, skala peta, inset, orientasi atau petunjuk arah, garis kooordinat, warna, tahun pembuatan, dan sumber peta.
Pengertian dan Fungsi Garis Tepi Peta
Garis tepi peta adalah garis yang terletak di bagian pinggir peta, di mana setiap ujung garis bertemu dengan ujung garis lainnya saling berdekatan. Garis ini termasuk dalam unsur geografi dan buatan manusia.
Dikutip dari buku Kartografi Kehutanan oleh Syamsu Rijal, dkk. (2019:26), garis tepi peta (map neat line) adalah suatu garis yang membatasi muka peta. Jika area tertentu dipetakan, maka akan diberikan garis batas (kerangka).
Kerangka tersebut dapat berbentuk persegi panjang, bujur sangkar, atau bentuk tak beraturan, mengikuti batas terluar dari area yang dipetakan.
Berikut ini merupakan fungsi garis tepi peta.
Membantu pembuatan peta agar terlihat rapi.
Membatasi ruang peta.
Meletakkan garis astronomis secara benar dan beraturan pada peta.
Menulis angka-angka derajat astronomis.
Cara Membuat Garis Tepi Peta
Setelah mengetahui pengertian dan fungsi garis tepi peta, berikut ini cara membuat garis tepi peta yang perlu diketahui juga sebelum membuat petanya.
Atur ukuran kertas sesuai tujuan peta dibuat
Buat garis sebanyak satu atau lebih sesuai ukuran kertas tadi. Jika ukuran kertas kecil, maka buat garis hanya satu sampai dua saja dengan ukuran berbeda.
Atur ketebalan garis sesuai kebutuhan antara 0,5 mm sampai 1,5 mm. Bisa juga lebih dari 1,5 mm.
Demikian penjelasan dari garis tepi peta yang perlu diketahui oleh pembaca peta atau pelajar.
Baca juga: 5 Kota Terpanas di Indonesia 2024 yang Buat Keringat Mengucur tanpa Henti
