Glosarium Sosiologi Kelas 10 untuk Jelajahi Dunia Sosial sejak Dini

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Glosarium Sosiologi kelas 10 merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran ilmu sosial bagi siswa yang baru memasuki jenjang pendidikan menengah.
Dengan mengenal berbagai istilah sejak dini, siswa diajak untuk mulai memahami cara kerja masyarakat, pola interaksi antarindividu, serta dinamika sosial yang terjadi di sekitarnya.
Melalui glosarium, siswa dapat membangun fondasi pengetahuan yang kuat sebelum mendalami konsep-konsep yang lebih kompleks di kemudian hari.
Glosarium Sosiologi Kelas 10
Berikut adalah kumpulan glosarium Sosiologi kelas 10, sebagaimana dikutip dari buku Sosiologi kelas 10 SMA/MA karya Ruswanto:
Adaptasi: proses penyesuaian diri terhadap kondisi lingkungan sekitar.
Adat istiadat: aturan perilaku yang telah melekat dan terintegrasi secara kuat dalam kebiasaan masyarakat.
Asimilasi: proses penyatuan budaya melalui interaksi antara individu maupun kelompok hingga menjadi serupa secara budaya.
Empiris: pengetahuan yang bersumber dari hasil pengamatan langsung.
Interaksi sosial: hubungan timbal balik yang terjadi antara dua orang atau lebih yang saling memengaruhi.
Keajegan: situasi yang menunjukkan keteraturan dalam tatanan sosial yang berlangsung secara konsisten dan terus-menerus.
Kebiasaan: bentuk perilaku berulang yang memiliki kekuatan mengikat lebih besar dibandingkan sekadar cara bertindak biasa.
Kebiasaan sosial: tindakan yang dilakukan secara terus-menerus dalam pola yang sama dan telah diterima oleh masyarakat sebagai hal yang wajar.
Kesenjangan budaya (cultural lag): ketidakseimbangan yang muncul akibat perubahan cepat dalam satu pranata sosial yang tidak diikuti secara sepadan oleh pranata sosial lainnya.
Keteraturan sosial: kondisi tertib dalam masyarakat yang tercipta melalui hubungan yang harmonis antara interaksi sosial, norma, dan nilai-nilai yang berlaku.
Komunikasi: proses pertukaran informasi atau pesan antara dua orang atau lebih.
Konflik sosial: peristiwa perselisihan atau pertentangan yang timbul karena ketidaksesuaian tindakan, norma, dan nilai dalam interaksi sosial di masyarakat.
Kumulatif: tersusun berdasarkan teori-teori sebelumnya dan berfungsi untuk memperkuat atau melengkapi teori tersebut.
Lingkungan prenatal: kondisi lingkungan yang berada dalam kandungan ibu sebelum kelahiran.
Nilai: tujuan ideal yang ingin dicapai oleh individu atau kelompok.
Nilai sosial: panduan atau prinsip yang dianggap baik, benar, dan berharga oleh masyarakat serta menjadi tujuan bersama yang diharapkan.
Non-etis: pendekatan dalam membahas suatu persoalan tanpa mempertimbangkan unsur baik atau buruknya, melainkan fokus pada penjelasan objektif.
Normalisasi: hasil dari proses penyesuaian yang terjadi dalam kehidupan sosial.
Norma sosial: aturan konkret yang berasal dari nilai-nilai dalam masyarakat dan menjadi pedoman dalam berperilaku sosial.
Demikian daftar glosarium Sosiologi kelas 10 yang berisi istilah penting yang disusun untuk membantu siswa memahami konsep-konsep dasar dalam ilmu sosiologi.(DANI)
Baca juga: Materi Sejarah Kelas 10 Kurikulum Merdeka untuk Belajar secara Mandiri
