Hasil Kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis dan Cirinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pithecanthopus Mojokertensis adalah salah satu manusia yang hidup pada zaman prasejarah. Adapun salah satu contoh hasil kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis adalah kapak perimbas.
Ratnasari dalam Jejak Hasil Peninggalan Budaya Manusia Prasejarah di Song Terus Pacitan mengatakan bahwa kapak perimbas atau chopper ini ditemukan di wilayah Pacitan.
Untuk mengetahui jenis-jenis hasil kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis lainnya, baca artikel ini sampai habis.
Hasil Kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis
Pithecanthropus Mojokertensis adalah manusia yang hidup pada zaman prasejarah atau ketika manusia masih belum mengenal tulisan. Pithecanthropus Mojokertensis ini ditemukan pertama kali di daerah Mojokerto pada 1936 oleh Von Koenigswald.
Ciri-ciri Pithecanthropus Mojokertensis sendiri adalah memiliki badan tegap dengan tinggi sekitar 165-180 cm dan mempunyai volume otak sekitar 750-1300 cc. Manusia ini umumnya hidup dengan cara berpindah-pindah tempat dan memanfaatkan bahan alam untuk bertahan hidup.
Berikut ini adalah beberapa hasil kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis dan ciri-cirinya.
1. Alat Serpih
Salah satu hasil kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis adalah alat serpih. Alat ini ditemukan bersama kapak perimbas serta peralatan kasar lainnya.
Adapun bahan batuan yang digunakan untuk membuat alat serpih adalah batu gamping kersikan, batu tufa, serta batuan endap. Alat ini bisa berukuran kecil atau besar dengan panjang sekitar 4-10 cm. Adapun fungsinya adalah untuk penggaruk, penusuk, pisau, serta gurdi.
2. Kapak Perimbas
Contoh hasil kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis berikutnya adalah kapak perimbas atau disebut juga dengan chopper. Kapak ini tergolong jenis kapak yang digenggam dan memiliki tekstur kasar.
Selain itu, kapak perimbas ini mempunyai bentuk cembung dan lurus. Hal ini karena faktor dari pemangkasan pada salah satu sisi tepi batuan. Bahkan, kulit dari batunya pun beberapa masih menempel.
3. Kapak Penetak
Hasil kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis berikutnya yaitu kapak penetak. Alat ini terbuat dari gumpalan batu tajam yang dibentuk berliku-liku. Caranya adalah melalui proses penyerpihan selang-seling pada bagian pinggiran batuan.
4. Alat Tulang
Contoh hasil kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis selanjutnya adalah alat tulang. Seperti namanya, alat ini terbuat dari tulang hewan, seperti dari tanduk menjangan.
Untuk memaksimalkan fungsinya, tulang hewan ini akan ditajamkan kembali. Fungsi umum dari alat tulang adalah sebagai belati atau pencukil.
5. Pahat Genggam
Hasil kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis yang terakhir adalah pahat genggam. Alat ini memiliki bentuk yang hampir menyerupai persegi atau bujur sangkar. Di samping itu, ukurannya pun relatif kecil.
Demikian penjelasan mengenai hasil kebudayaan Pithecanthropus Mojokertensis dan ciri-cirinya. [ENF]
