Historiografi Kolonial: Pengertian, Kelebihan, dan Kelemahan

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Historiografi kolonial adalah sebuah penulisan di masa pemerintahan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia. Historiografi ini ditulis oleh bangsa kolonial, Inggris, Portugis, serta Belanda.
Hadirnya historiografi kolonial bertujuan mempertahankan kekuasaan kolonialisme di negara jajahan serta mengurangi perlawanan-perlawanan dari warga pribumi. Lebih jelasnya simak ulasan di bawah ini!
Pengertian Historiografi Kolonial
Wahyu Iryana menjelaskan dalam buku berjudul Historiografi Islam bahwa historiografi kolonial merupakan penulisan sejarah di abad ini. Fokus penelitian ditekankan terhadap peranan bangsa Belanda di tanah seberang.
Sementara, historiografi kolonial yang terjadi di Indonesia berkaitan dengan sejarah di masa pemerintahan kolonial Belanda, pada masa VOC, hingga masa pemerintahan Hindia Belanda. Kemudian, berakhir dengan datangnya Jepang di tahun 1942.
Pada kekuasaan Hindia Belanda, para ahli sejarah selalu menulis karya. Pembaca karya historiografi kolonial bisa mengetahui cerita sejarah bangsa Belanda yang saat itu dipandang penting di Hindia Belanda.
Historiografi kolonial mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
Mempunyai pandangan sentrisme. Belanda banyak melihat peristiwa dari kacamata kepentingan orang Belanda di Hindia Belanda sendiri.
Fokus penulisan pada peranan Belanda di tanah seberang.
Menekankan peristiwa militer dan politik sekitar VOC.
Tidak menonjolkan peran Indonesia dalam pemerintahan kolonial.
Terjadi sebelum masa kemerdekaan.
Mengutamakan aspek ekonomi, politik, serta institusional. Contohnya, menjadikan pejuang Indonesia sebagai tokoh yang memberontak, perusuh, juga tokoh dari aksi militer.
Rakyat tidak memperoleh peran yang layak di dalam kisah sejarah.
Terlihat sangat dramatis, namun tokoh Indonesia hanya memiliki peran sebagai pelengkap kisah sejarah atau figuran.
Raja sentris yang selalu mengedepankan peran kerajaan dengan pendiri tokoh Belanda.
Kelebihan dan Kelemahan Historiografi Kolonial
Kelebihan hadirnya historiografi kolonial adalah:
Tidak memakai unsur yang supranatural di dalamnya.
Dapat menunjukkan gaya hidup dan pola pemerintahan kolonial secara terperinci.
Sementara, kelemahan yang ada pada historiografi ini adalah:
Isinya hanya berkaitan tentang kepentingan bangsa-bangsa kolonial dan tidak menyebutkan tentang bangsa Indonesia.
Subjektifitas pemerintah kolonial kepada penulisan peristiwa sejarah yang sangat tinggi sehingga validitas sejarah yang ada di historiografi kolonial cukup rendah.
Kehidupan masyarakat yang asli pribumi dan tidak berhubungan dengan kepentingan pemerintahan kolonial tidak diperhatikan sama sekali.
Demikianlah penjelasan tentang historiografi kolonial yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (ek)
