Konten dari Pengguna

Hubungan Jatuhnya Konstantinopel dengan Penjelajahan Samudra

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hubungan jatuhnya konstantinopel dengan penjelajahan samudra, sumber foto: Maël BALLAND by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hubungan jatuhnya konstantinopel dengan penjelajahan samudra, sumber foto: Maël BALLAND by pexels.com

Abad ke-15 menjadi tanda dimulainya penjelajahan samudra oleh bangsa Eropa ke belahan dunia timur, ini berhubungan dengan jatuhnya Konstantinopel. Hubungan jatuhnya Konstantinopel dengan penjelajahan samudra yaitu terputusnya jalur perdagangan Eropa dan Asia.

Selain itu, bangsa barat juga ingin melakukan penjelajahan samudra ke arah timur guna mencari rempah-rempah langsung dari sumbernya. Hal ini didorong dengan jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani pada tahun 1453.

Dikutip dari Buku IPS: Terpadu karya Drs. Anwar Kurnia, berikut uraian lengkap tentang hubungan Konstantinopel dengan penjelajahan samudra.

Hubungan Jatuhnya Konstantinopel dengan Penjelajahan Samudra

Ilustrasi hubungan jatuhnya konstantinopel dengan penjelajahan samudra, sumber foto: Francesco Ungaro by pexels.com

Konstantinopel merupakan ibu kota dari kekaisaran Romawi Timur dan menjadi jalur perdagangan internasional antara para pedagang dari wilayah Barat dan Timur. Salah satu komoditi terbesar dalam perdagangan ini adalah rempah-rempah.

Jatuhnya kota Konstantinopel ke tangan Turki Usmani pada tahun 1453 menjadi salah satu faktor penjelajahan samudra yang dilakukan orang-orang Eropa. Hubungan jatuhnya Konstantinopel dengan penjelajahan samudra yaitu putusnya jalur perdagangan antara Eropa dan Asia.

Hal ini membuat para pedagang Eropa harus mencari jalan lain untuk mendapatkan rempah-rempah. Semula kebutuhan barang-barang dagang yang berasal dari Asia banyak dipasok melalui Konstantinopel.

Sejak jatuhnya kota tersebut, bangsa-bangsa Eropa dan Asia kemudian mengadakan penjelajahan dengan upaya mencari rempah-rempah.

Bangsa Eropa adalah bangsa yang mempelopori penjelajahan samudra yaitu Portugis dan Spanyol. Kedua bangsa ini menghadapi kesulitan ekonomi paling parah di Eropa sejak jatuhnya Konstantinopel.

Faktor Pendorong Terjadinya Penjelajahan Samudra

Ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya penjelajahan samudra, khususnya bagi Portugis dan Spanyol, di antaranya:

  1. Merasa tertarik dengan kisah perjalanan Marco Polo ke dunia timur yang diceritakan dalam buku Imago Mundi (Anggapan tentang Dunia).

  2. Terpengaruh oleh ajaran Copernicus yang menyatakan bahwa dunia bulat.

  3. Timbulnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti penemuan kompas, navigasi, mesiu, dan peralatan kapal yang mempermudah pelayaran.

Kesimpulannya, hubungan jatuhnya Konstantinopel dengan penjelajahan samudra yaitu putusnya jalur perdagangan Eropa dan Asia. Hal ini yang menjadikan Eropa sebagai bangsa yang mempelopori adanya penjelajahan samudra ke arah timur. (DSI)