Hubungan Mangkunegaran dan Kasunan Beserta Perbedaan Keduanya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hubungan Mangkunegaran dan Kasunan menjadi sesuatu yang banyak dipertanyakan.
Dikutip dari buku Batik Filosofi, Motif, dan Kegunaan oleh Adi Kusrianto, Mangkunegaran merupakan dinasti yang berasal dari Dinasti Mataram dan terletak di Karesidenan Surakarta. Istana Mangkunegaran didirikan setelah Perjanjian Salatiga ditandatangani pada 17 Maret 1757.
Mangkunegaran sering kali dikaitkan dengan Kasunan, namun apa hubungan keduanya?
Hubungan Mangkunegaran dan Kasunan
Terdapat dua kerajaan otonom di Solo, yakni Pura Mangkunegaran dan Kasunanan Surakarta. Keduanya sering kali menjadi pembicaraan karena dianggap berhubungan meskipun terdapat perbedaan di antaranya.
Pada 1755, Kesulatanan Mataram terbagi menjadi wilayah kekuasaan yang terdiri dari Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Kasunanan Surakarta kemudian juga terbagi menjadi dua, yakni Kasunanan Surakarta dan Pura Mangkunegaran setelah Raden Mas Said memberontak terhadap Pakubuwana III.
Berdiri pada 1757, Pura Mangkunegaran memiliki Raden Mas Said sebagai raja pertamanya yang bergelar Kandeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara I. Gelar tersebut hanya digunakan sebagai pangeran, bukan sultan dan sunan.
Mangkunegaran merupakan kadipaten dengan posisi berada di bawah kasultaan dan kasunanan. Posisi tersebut menjadikan penguasa di Mangkunegaran tidak bisa menyandang gelar sultan maupun sunan.
Gelar dari penguasa Kadipaten Mangkunegaran, yakni Pangeran Adipati Aryo Mangkunegoro, sedangkan Keraton Kasunanan Surakarta bergelar Sunan Pakubuwono.
Perbedaan Mangkunegaran dan Kasunan
Berikut ini berbagai perbedaan antara Mangkunegaran dan Kasunan yang penting diketahui:
1. Alun-alun
Terdapat perbedaan jumlah alun-alun yang dimiliki Kasunan dan Mangkunegaran. Keraton Kasunanan Surakarta mempunyai dua buah alun-alun, yakni Alun-alun Selatan dan Alun-alun Utara. Berbeda dengan Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran tidak mempunyai alun-alun.
2. Pakaian Batik
Perbedaan Mangkunegaran dan Kasunan berikutnya terlihat dari pakaian batik. Kasunan Surakarta memiliki batik dengan didominasi warna gelap, seperti cokelat dan hitam. Sedangkan, Mangkunegaran mempunyai warna cokelat kekuningan yang mendominasi pakaian batiknya.
3. Wilayah Cakupan
Mangkunegara I mempunyai daerah kekuasaan yang mencakup Matesih, Sembuyan, Honggobayan, Gunung Kidul, Kedaung, Pajang utara, dan Kedu. Hingga pada 1946, Mangkunegara VIII yang ketika itu memerintah menyatakan bergabung dalam NKRI.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai hubungan Mangkunegaran dan Kasunan.(LAU)
