Konten dari Pengguna

Hukum Internasional: Pengertian dan Subjek-Subjek Hukumnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Hukum Internasional. Sumber: CQF-Avocat/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Hukum Internasional. Sumber: CQF-Avocat/Pexels.com

Hukum internasional adalah seperangkat hukum yang mengikat dan mengatur masyarakat internasional. Hukum internasional mempunyai beberapa subjek hukum khusus.

Untuk memahami tentang hukum internasional dan subjek hukumnya, simak di sini!

Pengertian Hukum Internasional

Ilustrasi: Hukum Internasional. Sumber: Element5 Digital/Pexels.com

Setyo Widagdo, dkk. dalam buku berjudul Hukum Internasional dalam Dinamika Hubungan Internasional menjelaskan bahwa hukum internasional adalah istilah pertama yang disampaikan Jeremy Bentham.

Hukum internasional berangkat dari dasar pemikiran soal adanya suatu masyarakat internasional yang terdiri atas negara-negara yang merdeka, berdaulat, serta masing-masing berdiri sendiri. Dalam hukum internasional sendiri mempunyai sumber hukum khusus.

I Dewa Gede Palguna, dkk. dalam buku berjudul Buku Ajar Hukum Internasional menjelaskan bahwa sumber hukum internasional dibedakan dalam dua jenis, yakni sumber hukum materiil dan sumber hukum formal.

1. Sumber Hukum Materiil

Sumber hukum materiil, yakni sumber hukum yang menentukan isi hukum. Sumber hukum ini sebagai pedoman pembentukan hukum atau ketentuan hukum yang diciptakan sesuai maupun minimal tidak bertentangan dengan sumber hukum materiil.

2. Sumber Hukum Formal

  • Perjanjian internasional, yakni perjanjian yang diadakan antarnegara yang bertujuan menimbulkan akibat hukum tertentu.

  • Kebiasaan internasional termasuk sumber hukum paling penting dalam hukum internasional. Lokasi ini digantikan perjanjian internasional sebagai akibat dari peran perjanjian sebagai instrumen dominan pengaturan pergaulan internasional.

  • Prinsip hukum umum, yakni prinsip hukum yang mendasari sistem hukum yang modern, tidak terbatas hanya pada azas hukum internasional, namun juga hukum umum.

  • Putusan pengadilan dan ajaran penulis terkemuka untuk sumber hukum tambahan di samping sumber hukum yang utama.

  • Resolusi majelis umum PBB memegang peran penting dalam pengembangan hukum internasional.

Subjek-Subjek Hukum Internasional

Subjek-subjek hukum internasional adalah:

1. Negara

Negara termasuk subjek utama hukum internasional. Negara yang berdaulat dan mempunyai pemerintahan sendiri.

2. Palang Merah Internasional

Palang Merah Internasional menjadi subjek hukum internasional pada ruang yang terbatas. Misi Palang Merah Internasional adalah misi kemanusiaan.

3. Organisasi Internasional

Tugas organisasi internasional adalah ikut menyelesaikan pelanggaran hukum tingkat internasional. Organisasi internasional yang masuk pada subjek hukum internasional adalah organisasi dengan keanggotaan global.

4. Pemberontak

Pemberontak menjadi subjek hukum internasional ketika mereka sudah terorganisir, mempunyai kawasan kekuasaan, menaati hukum perang, hingga bisa menentukan nasib mereka sendiri.

5. Tahta Suci Vatikan

Subjek hukum internasional ini diakui sejak penandatangan Pakta Lateran 1929. Pakta Lateran adalah perjanjian Kerajaan Italia serta Tahta Suci Vatikan.

6. Individu

Individu sebagai subjek hukum internasional dapat menjadi pihak di depan peradilan internasional. Individu dapat mengajukan perkara internasional terhadap Mahkamah Arbitrase Internasional.

Itulah penjelasan tentang hukum internasional yang menarik untuk diketahui. (eK)