Konten dari Pengguna

Ibukota Jepang Sebelum Tokyo yang Tidak Banyak Orang Tahu

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ibukota Jepang sebelum Tokyo. Sumber: Aleksandar Pasaric/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibukota Jepang sebelum Tokyo. Sumber: Aleksandar Pasaric/pexels.com

Ibukota Jepang saat ini adalah Tokyo. Sebelum itu, ternyata Jepang pernah beberapa kali pindah ibukota. Salah satu ibukota Jepang sebelum Tokyo adalah Kyoto.

Dewi dalam Pemindahan Ibu Kota Jepang dari Nara ke Kyoto mengungkapkan bahwa Kyoto pernah menjadi ibukota Jepang pada 794 Masehi.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar ibukota Jepang sebelum Tokyo, simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Ibukota Jepang Sebelum Tokyo

Ilustrasi ibukota Jepang sebelum Tokyo. Sumber: Aleksandar Pasaric/pexels.com

Sebelum Tokyo menjadi ibukota Jepang, ternyata Negeri Sakura ini pernah mengalami beberapa kali pergantian ibukota. Adapun ibukota Jepang sebelum Tokyo, antara lain.

1. Heijo-kyo

Salah satu ibukota Jepang sebelum Tokyo adalah Heijo-kyo. Kota ini menjadi ibukota di saat periode Nara, tepatnya sekitar tahun 710-794 Masehi. Pendiri ibukota tersebut adalah Permaisuri Genmei.

Heijo-kyo menjadi ibukota Jepang yang bersejarah, tetapi mulai kehilangan statusnya usai pindah sementara ke Nagaoka. Di kota ini, terdapat beberapa pengaruh Cina, seperti dari segi arsitektur tata ruang.

2. Kuni-kyo

Ibukota Jepang sebelum Tokyo selanjutnya adalah Kuni-kyo. Kota ini berada di Distrik Soraku, Provinsi Yamashiro dan pernah menjadi ibukota ketika periode Nara. Saat ini, Kota Kuni-kyo disebut dengan Kota Kizukawa.

Pemindahan ibukota dari Heijo-kyo ke Kuni-kyo terjadi pada 741 Masehi usai terjadinya pemberontakan Fujiwara no Hirotsugu. Adapun alasan pemilihan kota ini sebagai ibukota Jepang adalah karena adanya benteng pertahanan Tachibana no Moroe.

3. Nagaoka-kyo

Ibukota Jepang sebelum Tokyo berikutnya adalah Nagaoka-kyo. Alasan pemilihan lokasi ini sebagai ibukota Jepang pada 744 Masehi adalah karena keberadaan transportasi darat.

Di samping itu, Nagaoka-kyo juga memiliki tiga sungai yang menyatu di bagian selatannya hingga membentuk Sungai Yodo.

4. Kyoto

Ibukota Jepang sebelum Tokyo yang terakhir adalah Kyoto atau Heian-kyo. Kota ini menjadi ibukota pada 794 Masehi dan bangunannya mirip dengan ibu kota Cina di masa Dinasti Tang.

Di samping itu, Kyoto juga menjadi rumah Istana Kekaisaran sampai tahun 1868 saat ibukotanya pindah ke Tokyo. Dari segi situs sejarah, monumen, hingga peninggalan, Kyoto masih lebih unggul daripada Tokyo.

Demikian sederet informasi mengenai ibukota Jepang sebelum Tokyo. [ENF]