Konten dari Pengguna

Ihya Ulumuddin Karya Siapa? Ini Pengarang dan Pembahasannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ihya Ulumuddin karya siapa. Sumber: Engin Akyurt/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ihya Ulumuddin karya siapa. Sumber: Engin Akyurt/pexels.com

Ihya Ulumuddin karya siapa? Ihya Ulumuddin adalah kitab yang dikarang oleh Imam Al-Ghazali. Pembahasan kitab ini berkaitan dengan muamalah atau amal perbuatan yang sebaiknya dilakukan.

Thohir dalam Pemikiran Imam Al-Ghazali tentang Ekonomi Islam dalam Kitab Ihya'Ulumuddin mengungkapkan bahwa kitab Ihya Ulumuddin membahas cakupan yang luas, mulai dari pendidikan, ekonomi Islam, hingga masalah akhlak dan sosial.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai Ihya Ulumuddin karya siapa dan pembahasannya, simak artikel berikut ini.

Ihya Ulumuddin Karya Siapa?

Ilustrasi Ihya Ulumuddin karya siapa. Sumber: RDNE Stock project/pexels.com

Ihya Ulumuddin karya siapa? Kitab ini adalah karya dari Imam Ghazali, yaitu seorang ahli tasawuf yang terkenal luas di kalangan umat muslim.

Pada dasarnya, Ihya Ulumuddin memiliki pembahasan yang lebih dekat dengan kehidupan umat Islam dan alam, misalnya terkait masalah sosial, akhlak, maupun ritual.

Di samping itu, Imam Ghazali mengungkapkan bahwa Ihya Ulumuddin juga membahas seputar bab muamalah atau perkara yang perlu diamalkan, baik secara lahir ataupun batin. Maka dari itu, Ihya Ulumuddin banyak dijadikan sebagai landasan awal untuk mengenal ilmu tasawuf.

Pembahasan Ihya Ulumuddin

Kitab Ihya Ulumuddin terbagi memiliki empat bagian besar atau rubu' dan setiap rubu' mempunyai 10 bab. Adapun pembahasan Ihya Ulumuddin yang terbagi dalam empat rubu' adalah:

1. Rubu' Ibadah

  • Ilmu.

  • Akidah.

  • Taharah

  • Ibadah.

  • Zakat.

  • Puasa.

  • Haji.

  • Tilawah Quran.

  • Zikir dan doa.

  • Tartib wirid.

2. Rubu' Adat Kebiasaan

  • Adab bakan.

  • Adab pernikahan.

  • Hukum berusaha.

  • Halal dan haram.

  • Adab berteman dan bergaul.

  • 'Uzlah.

  • Bermusafir.

  • Mendengar dan merasa.

  • Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar.

  • Akhlak.

3. Rubu' Al-Muhlikat (Perbuatan yang Membinasakan)

  • Keajaiban hati.

  • Bahaya nafsu.

  • Bahaya syahwat.

  • Bahaya lidah.

  • Bahaya marah, dendam, dan dengki.

  • Bahaya dunia.

  • Bahaya harta dan kikir.

  • Bahaya pangkat dan riya'.

  • Bahaya takabbur dan 'ujub.

  • Bahaya terperdaya.

4. Rubu' Al-Munjilat (Perbuatan yang Menyelamatkan)

  • Taubat.

  • Sabar dan syukur.

  • Takut dan berharap.

  • Fakir dan zuhud.

  • Tauhid dan tawakkal.

  • Cinta, rindu, senang, dan ridha.

  • Niat, jujur, dan ikhlas.

  • Muraqabah dan muhasabah.

  • Tafakur.

  • Mengingat mati.

Demikian beberapa penjelasan mengenai Ihya Ulumuddin karya siapa dan pembahasannya. [ENF]