Ilmu Sosial: Perbedaan Membership Group dan Reference Group yang Paling Mendasar

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan membership group dan reference group yang paling mendasar adalah memberi pengaruh terhadap perilaku sosial. Berikut penjelasan lengkap tentang perbedaan membership group dan reference group.
Perbedaan Membership Group dan Reference Group dalam Ilmu Sosial
Baik membership group maupun reference group, keduanya merupakan bentuk dari kelompok sosial. Perbedaan di antara keduanya terletak pada kemampuan dalam memberikan pengaruh pada perilaku sosial.
Salah satu cara untuk dapat mengidentifikasi perbedaan membership group dan reference group secara jelas adalah dengan mengetahui pengertiannya.
Berikut adalah pengertian membership dan reference group yang mengutip dari buku berjudul Buku Kantong Sosiologi SMA IPS karya Raharjo (2009: 62).
1. Membership group
Kelompok sosial yang secara fisik setiap orang menjadi anggota dari kelompok tersebut.
2. Reference group
Kelompok sosial yang menjadi acuan bagi seseorang yang bukan kelompok untuk kemudian membentuk pribadi dan perilakunya sesuai dengan kelompok acuan.
Berdasarkan pengertiannya, dapat dipahami bahwa membership group merupakan kelompok yang secara fisik setiap orang adalah bagian dari kelompoknya, sedangkan reference group merupakan kelompok acuan bagi orang yang bukan kelompoknya.
Sebenarnya, pemahaman ini dapat dimengerti sejak awal dengan melihat definisi dari kata membership dan reference.
Arti kata membership dalam bahasa Indonesia adalah keanggotaan dan arti kata reference adalah referensi. Jadi, jelas bahwa perbedaan antara membership dan reference adalah keanggotaan kelompok dan kelompok yang menjadi acuan (referensi).
Susetyo (2021: 17) dalam buku yang berjudul Dinamika Kelompok – Pendekatan Psikologi Sosial menjelaskan bahwa kelompok tempat kita menjadi anggotanya (membership group) akan memberikan suatu pengaruh kuat pada perilaku kita.
Kemudian kelompok yang memberikan pengaruh normatif pada perilaku kita disebut reference group karena kita menyandarkan perilaku kita pada norma kelompok tersebut.
Contoh dari membership group adalah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Secara fisik, setiap orang yang memiliki profesi sebagai seorang guru, biasanya merupakan bagian dari anggota PGRI.
Sementara contoh dari reference group adalah kelompok mahasiswa dari perguruan tinggi favorit yang menjadi acuan para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk masuk ke perguruan tinggi tersebut.
Sekian uraian tentang membership group dan reference group dalam ilmu sosial. Semoga bermanfaat. (AA)
