Konten dari Pengguna

Inilah Bangsa yang Dapat Disebut sebagai Kolonisator Pertama Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bangsa yang Dapat Disebut sebagai Kolonisator Pertama adalah Bangsa. Sumber: Unsplash.com/redcharlie
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bangsa yang Dapat Disebut sebagai Kolonisator Pertama adalah Bangsa. Sumber: Unsplash.com/redcharlie

Indonesia pernah mengalami penjajahan oleh beberapa bangsa sebelum terjajah oleh Jepang di tahun 1942. Bangsa yang dapat disebut sebagai kolonisator pertama adalah bangsa Portugis.

Layaknya penjajah, Portugis pun menyebarkan pengaruhnya ke sejumlah wilayah Indonesia. Wilayah yang pertama kali ditaklukkan oleh Portugis adalah Malaka pada tahun 1511.

Bangsa yang Dapat Disebut sebagai Kolonisator Pertama adalah Bangsa Portugis

Ilustrasi Bangsa yang Dapat Disebut sebagai Kolonisator Pertama adalah Bangsa. Sumber: Unsplash.com/Václav Pluhař

Bangsa yang dapat disebut sebagai kolonisator pertama adalah bangsa Portugis. Salah satu alasannya yaitu karena Portugis merupakan bangsa Barat pertama yang menguasai jalur pelayaran serta pelabuhan di Indonesia.

Mengutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial, Supriatna, dkk. (2007: 82), setelah jatuhnya Malaka pada 1511, Portugis mulai meluaskan pengaruhnya di Indonesia. Pertemuan bangsa Indonesia dengan Portugis terjadi sejak Vasco da Gama tiba di India tahun 1497.

Selang dua belas tahun kemudian, Diego Lopez Sequeira tiba di Malaka pada 1509. Pada masa itu, bangsa Portugis yang dipimpin oleh Vasco da Gama, Diego Lopez Sequeira, dan Alfonso d’ Albuquerque berhasil merebut kota pelabuhan di Goa.

Tindakan Portugis di Wilayah Indonesia

Ilustrasi Bangsa yang Dapat Disebut sebagai Kolonisator Pertama adalah Bangsa. Sumber: Unsplash.com/redcharlie

Setiap bangsa yang terjajah umumnya akan merasa terganggu, demikian pula dengan Indonesia. Indonesia mulai merasa terganggu dan menunjukkan sikap tidak suka terhadap tindakan Portugis.

Ketidaksukaan bangsa Indonesia pun terbukti. Pasukan Alfonso d’Albuquerque melakukan penyerangan terhadap Malaka pada April 1511. Setelah menaklukan Malaka, Indonesia pun semakin khawatir dengan monopoli perdagangan Portugis.

Kondisi itu membuat pedagang Indonesia mengalihkan perdagangannya ke pelabuhan lain di Aceh, Johor, dan pelabuhan lain di Selat Malaka.

Pada masa itu, kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia tidak segera membantu Malaka. Mengutip dari buku yang sama, Supriatna, dkk. (2007: 83), hal ini terjadi karena di antara kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara terjadi persaingan.

Portugis kemudian memanfaatkan kondisi tersebut dan menguatkan ambisinya untuk menguasai perdagangan rempah-rempah. Para pedagang yang bersedia bekerja sama pun dimanfaatkan oleh Portugis guna mendukung rencananya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, diketahui bahwa bangsa yang pertama kali menjajah Indonesia bukan Belanda atau Jepang. Bangsa yang dapat disebut sebagai kolonisator pertama adalah Portugis. (AA)