Konten dari Pengguna

Inilah Organisasi yang Menggagas Diselenggarakannya Kongres Pemuda II

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Organisasi Kepemudaan yang Menggagas Diselenggarakannya Kongres Pemuda II adalah. Sumber: Unsplash.com/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Organisasi Kepemudaan yang Menggagas Diselenggarakannya Kongres Pemuda II adalah. Sumber: Unsplash.com/Mufid Majnun

Kongres Pemuda II merupakan pertemuan besar yang digagas oleh pemuda Indonesia, khususnya organisasi kepemudaan. Organisasi kepemudaan yang menggagas diselenggarakannya Kongres Pemuda II adalah Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia.

Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) itu sendiri merupakan organisasi yang berdiri pada 1925 dan diresmikan pada 1926. Anggota PPPI adalah para pelajar sekolah tinggi yang ada di Jakarta dan Bandung.

Organisasi Kepemudaan yang Menggagas Diselenggarakannya Kongres Pemuda II adalah PPPI

Ilustrasi Organisasi Kepemudaan yang Menggagas Diselenggarakannya Kongres Pemuda II adalah. Sumber: Unsplash.com/Mufid Majnun

Pemuda merupakan golongan yang mempunyai peran penting dalam proses mencapai persatuan dan kesatuan Indonesia. Bukti nyata peran pemuda dalam mencapai proses persatuan dan kesatuan Indonesia adalah terjadinya Kongres Pemuda II.

Kongres Pemuda II yang berlangsung pada tanggal 27 – 28 Oktober 1928 terjadi karena gagasan dari organisasi kepemudaan. Organisasi kepemudaan yang menggagas diselenggarakannya Kongres Pemuda II adalah PPPI.

PPPI itu sendiri merupakan akronim dari Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia, yakni organisasi pemuda yang berdiri pada tahun 1925. Walaupun sudah berdiri sejak tahun 1925, organisasi tersebut baru diresmikan pada tahun 1926.

Mengutip dari buku Indonesiaku Bhinneka Tunggal Ika, Ningsih, dkk. (2022: 294), anggota-anggota PPPI terdiri dari pelajar-pelajar sekolah tinggi yang ada di Jakarta dan di Bandung. Adapun tokoh-tokoh PPI, yaitu:

  • Sugondo Djojopuspito;

  • Sigit;

  • Abdul Sjukur;

  • Gularso;

  • Sumitro;

  • Samijono;

  • Hendromartono;

  • Subari;

  • Rohjani;

  • S. Djoened Poesponegoro;

  • Kuntjoro;

  • Wilopo;

  • Surjadi;

  • Moh. Yamin; dan sebagainya.

Berlangsungnya Kongres Pemuda II

Ilustrasi Organisasi Kepemudaan yang Menggagas Diselenggarakannya Kongres Pemuda II adalah. Sumber: Unsplash.com/Leonardus Bima S. Laiyanan

Gagasan dari PPPI terbukti berhasil dengan terselenggaranya Kongres Pemuda II pada 28 – 29 Oktober 1928. Pada masa itu, Kongres Pemuda II berlangsung dalam tiga kali rapat dengan berbagai macam pembahasan.

Mengutip dari buku Explore Sejarah Indonesia Jilid 2 untuk SMA/MA Kelas XI, Abdurakhman dan Arif (2019: 110 – 111), berikut adalah beberapa pembahasan dalam rapat Kongres Pemuda II:

  • Pada rapat pertama, Moh. Yamin menjelaskan bahwa faktor utama yang menyebabkan persatuan Indonesia terletak pada sejarah, pendidikan, bahasa, hukum, dan kemauan.

  • Pada rapat kedua, kongres membahas tentang pendidikan.

  • Rapat ketiga merupakan rapat penutupan Kongres Pemuda II.

Kini, diketahui bahwa organisasi kepemudaan yang menggagas diselenggarakannya Kongres Pemuda II adalah Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI). Jadi, jelas bahwa tokoh pemuda di masa lampau memegang peran penting bagi persatuan Indonesia. (AA)