Interseksi: Pengertian, Ciri-Ciri, hingga Salurannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Interseksi adalah istilah yang menggambarkan perpotongan atau persilangan antara dua garis atau dua arah.
Dikutip dari buku Cara Mudah Menghadapi Ujian Nasional 2008, interseksi merupakan proses persilangan antaranggota masyarakat. Proses ini bisa mendorong ke arah terwujudnya integrasi.
Lantas, bagaimana penjelasan lengkap mengenai interseksi?
Pengertian Interseksi
Interseksi merupakan perpotongan, titik pertemuan, maupun persilangan di antara dua arah ataupun dua garis.
Di dalam Sosiologi, interseksi merupakan persilangan kelompok sosial yang berasal dari berbagai seksi, baik dari agama, suku, maupun kelas sosial.
Seksi sendiri adalah golongan etnis yang ada di suatu masyarakat majemuk. Contohnya, yaitu Sunda, Bugis, Jawa, Minang, dan sebagainya.
Interseksi akan mengasilkan berbagai golongan baru yang menyilang. Suatu interseksi akan terbentuk dari interaksi sosial yang intensif para anggotanya dari sarana pergaulan di dalam kebudayaan, seperti bahasa, pasar, sekolah, sarana transportasi, sampai kesenian.
Berbagai sarana interseksi sosial tersebut merupakan anggota masyarakat dengan latar belakang berbeda, mulai dari agama, suku, ras, jenis kelamin, pendidikan, sampai tingkat ekonomi.
Ciri-Ciri Interseksi
Interseksi ditunjukkan dalam berbagai ciri berikut ini:
Terdapat rasa saling memiliki serta tanggung jawab mengikat terhadap tempat maupun wadah keanggotaan yang dapat meredakan konflik.
Konsekuensi akan mewujudkan rasa kesatuan dan persatuan bangsa.
Memiliki keragaman sifat yang didasarkan suku bangsa, agama, dan ras.
Saluran Interseksi
Interseksi terjadi dengan adanya interaksi antara berbagai seksi. Adapun salurannya adalah sebagai berikut:
1. Ekonomi
Hubungan ekonomi dapat melalui perdagangan maupun perindustrian.
Melalui perdagangan, anggota masyarakat yang tinggal di Nusantara sudah menjalin hubungan dengan banyak bangsa sejak dahulu.
Sedangkan, interseksi melalui perindustrian semakin intensif, terutama dengan mengutamakan berbagai produk industri berteknologi tinggi. Interseksi juga akan terjadi melalui kerja sama di tinggal regional hingga internasional.
2. Sosial
Selain hubungan ekonomi, hubungan sosial juga menyebabkan interseksi. Misalnya, melalui perkawinan. Tak sedikit pendatang yang melakukan pernikahan dengan penduduk asli Indonesia.
Perkawinan tersebut mengakibatkan persilangan antar ras yang berbeda. Dari prosesnya, perkawinan antar ras tersebut adalah bentuk asimilasi fisik.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai pengertian, ciri-ciri, sampai saluran interseksi.(LAU)
