Konten dari Pengguna

Isi Rumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta dan Perbedaannya dengan Pancasila

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta. Sumber: Unsplash.com/Nick Agus Arya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta. Sumber: Unsplash.com/Nick Agus Arya

Piagam Jakarta (Jakarta Charter) merupakan naskah yang disusun oleh Panitia Sembilan BPUPKI. Rumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta mempunyai jumlah sila yang sama dengan Pancasila saat ini.

Walaupun jumlah silanya sama, isi dari Piagam Jakarta tetap mempunyai perbedaan dengan Pancasila yang kini menjadi dasar negara Indonesia. Perbedaan di antara keduanya terletak pada sila pertama.

Rumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta

Ilustrasi Rumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta. Sumber: Unsplash.com/Mufid Majnun

Piagam Jakarta merupakan naskah yang mempunyai kaitan erat dengan hadirnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Piagam Jakarta adalah rumusan Pancasila yang muncul pada masa BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Kala itu, BPUPKI membentuk Panitia Sembilan. Panitia bentukan BPUPKI tersebut kemudian menyusun Piagam Jakarta dengan merujuk pada konsep dasar negara yang telah didiskusikan secara bersama-sama.

Mengutip dari buku Indonesia Satu, Indonesia Beda, Indonesia Bisa, Oentoro (2010: 13), berikut adalah isi rumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945:

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

  3. Persatuan Indonesia.

  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Perbedaan Isi Piagam Jakarta dengan Pancasila

Ilustrasi Rumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta. Sumber: Unsplash.com/Mufid Majnun

Lima sila yang terdapat pada Piagam Jakarta mirip dengan Pancasila. Perbedaan yang paling terlihat adalah pada sila pertama. Saat ini, sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa.

Narasi tersebut tentu berbeda dengan isi sila pertama dalam Piagam Jakarta. Sila pertama pada rumusan Pancasila dalam Jakarta Charter adalah Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

Perubahan tersebut terjadi setelah pemikiran panjang dari para tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia. Proses perubahan tersebut terjadi sebelum sidang PPKI pertama.

Kala itu, PPKI mengadakan rapat kecil yang mengubah rumusan Pancasila versi Piagam Jakarta. Mengutip dari buku yang sama, Oentoro (2010: 13), rumusan Pancasila yang disetujui, yaitu:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa

  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

  3. Persatuan Indonesia

  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam permusyawaratan/perwakilan

  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Demikian jelas bahwa isi rumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta serupa dengan isi Pancasila saat ini, tetapi tidak mutlak sama. Hal itu terjadi karena ada perubahan narasi pada sila pertama. (AA)