Konten dari Pengguna

Isi Teori Keunggulan Komparatif beserta Contoh Penerapannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Teori Keunggulan Komparatif. Foto: dok. Gülfer ERGİN (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teori Keunggulan Komparatif. Foto: dok. Gülfer ERGİN (Unsplash)

Teori keunggulan komparatif merupakan salah satu teori yang dikaji dalam pelajaran ekonomi. Dalam teori ini dibahas bagaimana suatu negara mendapatkan keuntungan maksimal dari perdagangan internasional yang terjadi.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, inilah pembahasan singkat tentang teori komparatif dan contoh penerapannya.

Isi Teori Keunggulan Komparatif beserta Contoh Penerapannya dalam Kegiatan Ekonomi

Ilustrasi Teori Keunggulan Komparatif. Foto: dok. Aaron Burden (Unsplash)

Setiap negara tentu memiliki kelebihan berupa tenaga kerja ahli atau sumber daya alam yang memadai untuk dapat memproduksi suatu barang. Hal tersebut membuat suatu negara lebih unggul dalam memproduksi barang.

Keunggulan yang dimiliki tiap negara tersebut membuat negara lain perlu mempertimbangkan lebih lanjut untuk dapat memperoleh keuntungan komparatif dengan memilih barang yang dihasilkan pada biaya komparatif terkecil. Dalam perdagangan internasional hal ini disebut dengan keunggulan komparatif.

Ada 3 teori perdagangan internasional yang berkaitan dengan perdagangan internasional. Salah satunya adalah teori keunggulan komparatif. Penjelasan lengkap mengenai pengertian teori keunggulan komparatif dipaparkan dalam buku Ekonomi Internasional (Konsep dan Teori) yang disusun oleh Irwan Moridu, S.E., M.M., CRA., CSF., ‎Dwi Epty Hidayaty, S.E., M.M., ‎Dr. Rosye Rosaria Zaena, S.E., M.Si., Ak., CA., CTA., CPRM. (2022: 10).

Dijelaskan dalam buku tersebut bahwa teori keunggulan komparatif (comparative advantage theory) adalah teori yang dikemukakan oleh David Ricardo. Teori ini dicetuskan berdasarkan teori nilai tenaga kerja yang menyatakan bahwa nilai atau harga suatu produk ditentukan oleh waktu atau jam kerja yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu unit barang.

Dalam teori ini, David Ricardo juga mengemukakan bahwa perdagangan antara dua negara dapat terjadi ketika tiap negara memiliki biaya relatif rendah dari berbagai jenis komoditas.

Selain itu, menurut teori keunggulan komparatif perdagangan internasional dapat terjadi jika suatu negara berada dalam posisi yang lebih lemah dan memiliki keunggulan komparatif pada produksi suatu barang.

Dengan begitu, jika suatu negara mengkhususkan diri di bidang manufaktur, maka negara tersebut akan mendapatkan keuntungan dari perdagangan internasional yang kemudian dikenal dengan profit from trade.

Hal tersebut menunjukkan bahwa saat suatu negara dapat melakukan ekspor barang, maka negara tersebut dapat memproduksinya dengan lebih efisien dari negara lain.

Sedangkan negara yang melakukan impor relatif tidak dapat melakukan produksi secara efisien dibandingkan negara lainnya. Teori yang dicetuskan David Ricardo ini rupanya memiliki beberapa kritikan, antara lain:

  • Produksi dan perdagangan tidak hanya melibatkan dua barang dan dua negara sebab ekspor dan impor melibatkan banyak barang dan banyak negara.

  • Perdagangan antarnegara melibatkan biaya transportasi sehingga memengaruhi harga jual yang dapat menghilangkan keuntungan dari perbedaan biaya peluang yang ada.

  • Tenaga kerja bukan satu-satunya faktor produksi sebab modal dapat memberi kemungkinan yang lebih besar untuk membuat produksi yang lebih cepat.

  • Tenaga kerja tidak selalu siap dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan mencari pekerjaan baru yang sesuai dengan keterampilan yang dimilikinya.

  • Kemajuan teknologi memiliki pengaruh besar terhadap produktivitas tenaga kerja.

Pembahasan tentang teori keunggulan komparatif dan contoh penerapannya dapat Anda jadikan sebagai pengetahuan tambahan yang bermanfaat bagi Anda. (DAP)