Isi Teori Konflik Menurut Karl Marx yang Membahas Masalah Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teori Konflik menurut Karl Marx merupakan salah satu teori yang mempunyai pengaruh dalam kajian permasalahan sosial.
Fenomena yang melatarbelakangi pemikiran Karl Marx adalah adanya eksploitasi besar-besaran para penguasa atau pemilik modal terhadap kaum buruh.
Kondisi tersebut membuat Marx mengemukakan pemikirannya tentang persaingan sebagai penyebab terjadinya permasalahan sosial. Ini penjelasan lengkapnya mengenai isi Teori Konflik menurut Karl Marx.
Asumsi dan Isi Teori Konflik Menurut Karl Marx
Setiap teori dari para ahli selalu mempunyai asumsi dasar. Demikian pula dengan Teori Konflik menurut Karl Marx.
Mengutip dari buku berjudul Teori-Teori Sosial dalam Tiga Paradigma (Fakta Sosial, Definisi Sosial, dan Perilaku Sosial) karya Wirawan (2012: 67), asumsi yang mendasari teori Marx antara lain sebagai berikut.
Manusia tidak mempunyai kodrat yang persis dan tetap.
Tindakan, sikap, dan kepercayaan individu tergantung pada hubungan sosialnya, dan hubungan sosialnya tergantung pada situasi kelasnya dan struktur ekonomi masyarakatnya.
Manusia tidak memiliki kodrat, lepas dari apa yang diberikan oleh posisi sosialnya.
Marx menyamakan basis sebab akibat dari masyarakat dengan kekuatan produksi, yakni dengan apa yang dihasilkan dan bagaimana sesuatu dihasilkan.
Marx membedakan jenis masyarakat atas dasar cara-cara produksi masyarakat dari primitif, perbudakan, feodalisme, kapitalisme, dan komunisme.
Asumsi-asumsi tersebut kemudian membawa pemikiran Marx dalam menjelaskan penyebab terjadinya konflik dalam lingkungan sosial masyarakat. Marx memiliki pandangan bahwa konflik merupakan bentuk pertentangan kelas.
Marx menjelaskan bahwa pertentangan kelas itu terjadi karena adanya kepentingan ekonomi. Marx juga menjelaskan bahwa persaingan dalam memperoleh sumber daya pun turut memicu terjadinya konflik.
Secara umum isi Teori Konflik menurut Karl Marx menyangkut empat teori dasar, yakni sebagai berikut.
Struktur kelas dalam lingkungan masyarakat
Perbedaan kepentingan ekonomi antarkelas yang saling bertentangan
Adanya pengaruh besar kelas ekonomi terhadap gaya hidup individu
Adanya pengaruh konflik kelas terhadap perubahan struktur sosial.
Persaingan untuk menguasai dan mengungguli antara satu sama lain itulah yang kemudian dapat memicu terjadinya konflik dan permasalahan sosial.
Demikian pembahasan Teori Konflik Karl Marx. Semoga bermanfaat. (AA)
