Isi Teori Waisya beserta Tokoh Penemu dan Kelebihannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Agama Hindu Budha masuk ke Indonesia sekitar abad ke-4 atau ke-5 Masehi, ada banyak peninggalan yang membuktikan keberadaan agama Hindu Budha misalnya seperti kerajaan, arca, dan candi.
Pengetahuan tentang masuknya agama Hindu Buddha ke Indonesia dapat diketahui dari sejarah dan teorinya. Salah satunya adalah teori Waisya.
Berikut akan dibahas beberapa penjelasan terkait isi teori Waisya tokoh dan kelebihan dari teori tersebut.
Teori Waisya; Isi, Tokoh Penemu, dan Kelebihan Teorinya
Dalam buku Silang Budaya Lokal dan Hindu-Buddha karya Nur Khosiah (2017), teori Waisya mengungkapkan bahwa agama Hindu Buddha masuk ke Indonesia karena dibawa oleh para pedagang India dan melakukan interaksi dengan penduduk setempat. Para pedagang ini berasal dari kasta Waisya.
Salah satu tokoh yang mengungkapkan teori ini adalah N.J Krom, yang berpendapat bahwa agama Hindu Budha dibawa oleh para saudagar dari India lalu disebarkan melalui adanya pernikahan, aktivitas dagang atau hubungan sosial antara penduduk setempat dan pedagang India yang ada di Nusantara.
Adanya aktivitas sosial tersebut lama-kelamaan membuat para pedagang India mengenalkan adat dan kebiasaan yang berasal dari India. Tentu saja dengan interaksi yang intens dan baik, masyarakat setempat tidak menolak adanya kebiasaan dari para saudagar tersebut.
Sebagai pencetus utama teori ini, N.J Krom memberikan hipotesis bahwa para kaum Waisya yang merupakan golongan pedagang ini merupakan kelompok terbesar di antara orang-orang India yang melakukan perjalanan ke Nusantara.
Adanya aktivitas sosial telah dijalin oleh para saudagar tersebut maka masyarakat sekitar menerima dengan baik budaya Hindu Budha, kemudian beradaptasi serta bisa diakulturasi oleh masyarakat sekitar.
Kelebihan Teori Waisya:
Berikut beberapa kelebihan dari teori Waisya:
Teori ini diungkapkan dan didukung oleh kalangan peneliti atau sejarawan
Golongan Waisya telah melakukan interaksi dengan masyarakat sekitar secara luas dan mudah berbaur, sehingga karena adanya interaksi yang baik menjadikan masyarakat ataupun kaum bangsawan mudah menerima ajaran Hindu Budha.
Adanya transaksi jual beli dari para pedagang India dan masyarakat lokal menjadikan bukti kuat bahwa teori ini telah masuk ke nusantara.
Itulah uraian tentang teori Waisya, kelebihan dan tokoh pencetusnya.
(Ida)
