Konten dari Pengguna

Jenis Budaya Politik yang Berkembang di Masyarakat Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi budaya politik yang berkembang di masyarakat indonesia. Sumber: August de Richelieu/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi budaya politik yang berkembang di masyarakat indonesia. Sumber: August de Richelieu/pexels.com

Budaya politik adalah pandangan masyarakat terhadap suatu sistem politik. Budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia sekarang adalah budaya politik partisipan.

Culla dalam Demokrasi dan Budaya Politik Indonesia menyebutkan bahwa Indonesia umumnya menerapkan demokrasi yang perjalannya cukup baik, sehingga tergolong sebagai wilayah dengan budaya politik partisipan.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia sekarang, simak selengkapnya dalam artikel ini!

Jenis-Jenis Budaya Politik

Ilustrasi budaya politik yang berkembang di masyarakat indonesia. Sumber: August de Richelieu/pexels.com

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia sekarang, sebaiknya pahami dulu jenis-jenisnya. Pada dasarnya, budaya politik diklasifikasikan menjadi tiga, antara lain:

  1. Budaya politik parokial, yakni budaya politik yang memiliki tingkat partisipasi sangat rendah.

  2. Budaya politik kaula, yaitu budaya politik di tengah masyarakat maju, tetapi sikapnya terhadap politik cenderung masih pasif.

  3. Budaya politik partisipan, yaitu budaya politik pada masyarakat yang tingkat kepeduliannya sangat tinggi. Dalam hal ini, masyarakat terlibat dalam isu politik secara aktif.

Budaya Politik yang Berkembang di Indonesia

Pada dasarnya, budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia sekarang adalah jenis budaya politik partisipan. Hal ini terjadi karena tingkat partisipasi politik dari masyarakat cenderung semakin tinggi.

Dalam hal ini, masyarakat Indonesia tidak menerima kebijakan begitu saja, tetapi turut aktif mencari tahu sisi negatif dan positifnya, sehingga berani memberikan masukan, dukungan, maupun tuntutan. Dengan begini, mayoritas masyarakat Indonesia telah mendapatkan sosialisasi budaya politik yang cukup baik.

Sayangnya, masih terdapat masyarakat Indonesia yang terpinggirkan atau individu termarginalkan, tingkat pendidikan rendah, hingga perekonomian masyarakat yang kurang. Hal itu membuat partisipasinya terhadap politik pun relatif rendah.

Maka dari itu, budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia sekarang juga bisa disebut sebagai budaya politik campuran. Dalam hal ini, campuran antara budaya politik kaula-parokial serta partisipan.

Budaya politik partisipan di Indonesia umumnya dijumpai di kota besar, misalnya Surabaya, Semarang, Bandung, Palembang, Yogyakarta, Jakarta, Medan, serta kota metropolitan lainnya. Sementara itu, budaya politik kaula-parokial banyak dijumpai di wilayah terpencil atau pedesaan.

Demikian beberapa informasi mengenai budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia sekarang. [ENF]