Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Kenakalan Remaja yang Perlu Diwaspadai

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis kenakalan remaja. Sumber foto: Keira Burton/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis kenakalan remaja. Sumber foto: Keira Burton/Pexels.com

Kenakalan remaja merupakan perbuatan melanggar nilai dan norma masyarakat yang dilakukan oleh anak usia belasan tahun (remaja).

Umumnya, jenis-jenis kenakalan remaja terjadi karena gejolak dalam diri yang menyimpang. Selain itu, bisa juga diakibatkan oleh pengaruh lingkungan sekitar yang bertentangan dengan nilai.

Sering kali tingkah laku negatif para remaja tersebut mengganggu ketertiban umum sehingga membuat masyarakat sekitar merasa resah.

Oleh karena itu, penting bagi para orang tua untuk waspada dengan segala jenis-jenis kenakalan remaja yang terjadi di masa pubertas anak-anaknya.

Jenis-jenis Kenakalan Remaja

Ilustrasi jenis-jenis kenakalan remaja. Sumber foto: Keira Burton/Pexels.com

Anjaswarni, Nursalam, Widati, dan Yusuf dalam buku Deteksi Dini Potensi Kenakalan Remaja (Juvenile Deliquency) dan Solusi (2019) mengungkapkan bahwa selama proses menuju pendewasaan, tidak semua anak atau remaja dapat melaluinya dengan baik.

Beberapa dari mereka pada akhirnya gagal dalam menyelesaikan tugas perkembangannya sehingga tidak bisa mencapai kompetensi yang diharapkan.

Hal itu kemudian memicu terjadinya penyimpangan perilaku. Di mana salah satu masalah perilaku yang serius dan memerlukan banyak perhatian adalah kenakalan remaja.

Dikutip dari buku Sisi Lain Pelanggar Hukum (2021) karya Andreansyah Fadli, dkk., menurut Jansen, terdapat empat jenis kenakalan remaja sebagai berikut.

1. Kenakalan remaja yang menimbulkan korban fisik

Jenis kenakalan remaja ini sering kali menimbulkan kerugian berupa korban fisik, baik diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya. Contoh dari jenis kenakalan remaja yang menimbulkan korban fisik adalah perampokan, pembunuhan, dan tawuran.

2. Kenakalan remaja yang menimbulkan korban materi

Selanjutnya adalah jenis kenakalan remaja yang menimbulkan korban materi. Di mana materi yang dimaksud adalah harta benda. Contoh kenakalan remaja yang menimbulkan korban materi adalah pemerasan, pencurian, dan pencopetan.

3. Kenakalan remaja yang tidak menimbulkan korban

Tidak semua jenis kenakalan remaja dapat menimbulkan korban, baik fisik maupun materi. Meski tidak menimbulkan korban, kenakalan remaja itu tetap dapat berdampak negatif bagi mereka yang melakukan.

Contoh kenakalan remaja yang tidak menimbulkan korban ialah penyalahgunaan obat terlarang dan pelacuran.

4. Kenakalan remaja yang melawan status

Terakhir adalah jenis kenakalan remaja yang melawan status. Pada dasarnya, jenis kenakalan remaja ini juga tidak menimbulkan korban selain dirinya sendiri. Karena di sini, remaja tersebut cenderung mengingkari status mereka.

Contoh kenakalan remaja yang melawan status, antara lain membolos sekolah, kabur dari rumah, serta tidak menghormati orang tua dan guru.

Itulah ulasan mengenai jenis-jenis kenakalan remaja yang perlu diwaspadai. (SFA)