Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Lembaga Keuangan Non Bank yang Umum Ada di Masyarakat

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis-jenis Lembaga Keuangan Non Bank. Foto: dok. Unsplash/Dmytro Demidko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis-jenis Lembaga Keuangan Non Bank. Foto: dok. Unsplash/Dmytro Demidko

Jenis-jenis lembaga keuangan non bank merupakan jenis lembaga keuangan yang dibentuk dengan tujuan tertentu. Ada banyak sekali jenis lembaga keuangan non bank yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar, salah satunya adalah asuransi.

Selain asuransi, masih ada banyak lagi jenis lembaga keuangan non bank lainnya yang juga dapat ditemukan di lingkungan sekitar. Masing-masing jenis lembaga keuangan non bank tersebut tentu menyediakan layanan yang berbeda.

Jenis-Jenis Lembaga Keuangan Non Bank

Ilustrasi Jenis-jenis Lembaga Keuangan Non Bank. Foto: dok. Unsplash/Alexander Schimmeck

Mengutip buku berjudul Bank dan Lembaga Keuangan Non Bank, yang disusun Tiar Lina Situngkir, dkk. (2022: 5), lembaga keuangan non bank adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana dengan cara mengeluarkan kertas berharga dan menyalurkannya ke dalam masyarakat.

Proses pendistribusian tersebut dapat dilakukan dengan cara langsung maupun tidak langsung. Lembaga keuangan non bank atau lembaga keuangan bukan bank dapat terdiri dari beberapa jenis.

Berikut ini adalah jenis-jenis lembaga keuangan non bank yang umum ditemukan di tengah lingkungan masyarakat:

  • Perusahaan Asuransi

  • Perusahaan modal ventura

  • Lembaga pembiayaan

  • Dana pensiun

  • Pasar modal

  • Pegadaian

  • Koperasi Simpan Pinjam

Tujuan Lembaga Keuangan Non Bank

Dikutip dari buku berjudul Bank dan Lembaga Keuangan Non Bank (Teori dan Aplikasi) yang disusun oleh Fatih Fuadi (2021: 23), adanya lembaga keuangan non bank bertujuan untuk membiayai investasi perusahaan.

Sejak pertama kali dikembangkan pada tahun 1972, lembaga keuangan non bank juga bertujuan untuk mendorong perkembangan pasar modal serta membantu permodalan perusahaan ekonomi lemah.

Selain lembaga keuangan non bank resmi, saat ini rupanya masih banyak ditemukan lembaga keuangan non bank yang tidak resmi, seperti pengijon dan rentenir.

Perlu diketahui, lembaga keuangan non bank yang tidak resmi tersebut cenderung berpotensi tinggi merugikan masyarakat.

Aktivitas yang dilakukan dalam lembaga keuangan non bank adalah penjualan saham, pemberian pinjaman kredit. penuyertaan saham atau modal. dan beberapa aktivitas keuangan lainnya yang telah mendapatkan izin dan persetujuan Menteri Keuangan.

Dengan mengetahui apa saja jenis-jenis lembaga keuangan non bank beserta tujuan pembentukannya, pengetahuan terkait lembaga keuangan non bank dapat terus bertambah. Semoga bermanfaat. (DAP)