Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Pakaian Adat Minangkabau serta Kegunaannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pakaian adat minangkabau. Sumber: febri al barents/unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pakaian adat minangkabau. Sumber: febri al barents/unsplash.com

Suku Minangkabau adalah salah satu suku yang tinggal di kawasan Sumatera Barat dan mempunyai berbagai kebudayaan khas, seperti pakaian adat. Adapun contoh pakaian adat Minangkabau adalah pakaian limpapeh yang terdiri dari selempang, minsie, lambak, dan baju batabue.

Syafitri dalam Pertunjukan Randai Intan Payuong Jorong Bukik Topung Nagari Taeh Bukik Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota Melalui Kajian Semiotika menyebutkan jika pakaian limpapeh adalah salah satu pakaian adat Minangkabau yang menyimbolkan kebesaran sosok wanita.

Apabila ingin tahu tentang jenis-jenis pakaian adat Minangkabau dan kegunaannya, baca selengkapnya di artikel ini.

Pakaian Adat Minangkabau dan Fungsinya

Ilustrasi pakaian adat minangkabau. Sumber: Alberta Studios/pexels.com

Masyarakat Minangkabau adalah masyarakat adat yang memiliki beberapa jenis baju khas sukunya untuk digunakan dalam pelaksanaan upacara adat maupun acara tertentu. Adapun beberapa jenis pakaian adat Minangkabau dan kegunaannya adalah:

1. Pakaian Limpapeh Rumah Nan Gadang

Salah satu pakaian adat Minangkabau adalah Limpapeh Rumah Nan Gadang. Baju adat ini adalah simbol kebesaran bagi wanita. Masyarakat Minangkabau menjunjung tinggi harkat dan martabat para wanita bukan sebatas dari kata-kata, tetapi juga dari kebudayaan yang dipertahankan sejak lama.

Umumnya, pakaian adat ini digunakan dalam upacara adat besar, seperti pernikahan. Adapun beberapa jenis pakaian Limpapeh Rumah Nan Gadang adalah:

  • Baju batabue yang beberapa bagiannya dibuat dari benang emas sebagai simbol kekayaan alam di tanah Sumatera Barat.

  • Sarung atau lambak yang menjadi bawahan untuk baju batabue.

  • Selempang sebagai selendang pelengkap untuk perempuan yang sudah menikah.

  • Minsie atau sulaman emas yang letaknya di tepi pakaian adatnya.

  • Tingkuluak, yaitu penutup kepala untuk perempuan yang mempunyai sekitar 6 jenis.

  • Balapak yang bentuknya menyerupai selempang dan digunakan oleh perempuan yang telah siap untuk menikah.

  • Gelang atau galang sebagai aksesoris di pergelangan tangan.

  • Kalung atau dukuh untuk hiasan leher yang menyimbolkan kokohnya pendirian perempuan Minangkabau.

2. Pakaian Penghulu

Selain wanita, kaum pria juga mempunyai pakaian adat sendiri bernama pakaian penghulu. Baju adat ini digunakan khusus pemangku adat atau kepala suku, sehingga tidak sembarang orang dapat menggunakannya.

Umumnya, pakaian penghulu terdiri dari warna hitam yang menyimbolkan kepemimpinan serta ketegasan. Pakaian penghulu umumnya akan digunakan saat pelaksanaan ritual atau upacara adat.

3. Pakaian Pengantin

Pakaian pengantin juga termasuk baju adat Minangkabau yang bisa digunakan wanita maupun pria saat melangsungkan pernikahan. Mayoritas baju pengantin mempunyai warna merah yang dilengkapi penutup kepala serta hiasan.

Itulah beberapa informasi tentang jenis-jenis pakaian adat Minangkabau dan kegunaannya. [ENF]