Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Wujud, Waktu, dan Jangkauannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara umum, pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli. Walaupun setiap pasar merupakan tempat transaksi jual beli, faktanya tidak semua pasar itu sama karena ada klasifikasi tentang jenis-jenis pasar.
Klasifikasi jenis pasar terjadi dalam beberapa kategori, yakni berdasarkan wujud, berdasarkan waktu, serta berdasarkan jangkauan. Setiap kategori tersebut memiliki jenis tersendiri, misalnya pasar berdasarkan wujud meliputi pasar konkret dan abstrak.
Jenis-Jenis Pasar
Setiap orang yang melakukan transaksi jual beli tentu pernah mendatangi pasar. Mengutip dari laman KBBI VI Daring, kbbi.kemdikbud.go.id, pasar adalah tempat penjual yang ingin menukar barang atau jasa dengan uang.
Selain itu, pasar juga menjadi tempat bagi pembeli yang ingin menukar uang dengan barang atau jasa. Pasar dalam kehidupan manusia terbagi dalam beberapa jenis, yakni berdasarkan wujud, waktu, atau jangkauannya.
Mengutip dari buku Membina Kompetensi Ekonomi untuk SMA/MA Kelas X karya Ahman (2007: 89 – 90), berikut adalah jenis-jenis pasar menurut wujud, waktu, serta jangkauannya.
A. Berdasarkan Wujud
Pasar konkret, yaitu pasar yang menunjukkan suatu tempat terjadinya hubungan secara langsung (tatap muka) antara penjual dan pembeli. Misalnya, pasar tradisional dan pasar swalayan.
Pasar abstrak, yaitu pasar yang menunjukkan hubungan antara penjual dan pembeli, baik itu secara langsung (tatap muka) maupun tidak langsung. Barangnya tidak secara langsung dapat diperoleh pembeli, contohnya pasar modal.
B. Berdasarkan Waktu
Pasar harian, yaitu pasar yang melakukan aktivitas setiap hari. Misalnya, pasar pagi, toserba, dan warung.
Pasar mingguan, yaitu pasar yang melakukan aktivitas setiap satu minggu sekali. Misalnya, pasar Senin, pasar Minggu, dan lain-lain.
Pasar bulanan, yaitu pasar yang melakukan aktivitas setiap satu bulan sekali. Misalnya, pasar yang biasa muncul setiap awal bulan.
Pasar tahunan, yaitu pasar yang melakukan aktivitas setiap satu tahun sekali. Misalnya, Pekan Raya Jakarta.
Pasar temporer, yaitu pasar yang dapat terjadi sewaktu-waktu dalam waktu yang tidak tentu (tidak rutin). Pasar tersebut biasanya terjadi pada peristiwa tertentu, seperti pasar murah, bazar, serta pasar karena ada perayaan kemerdekaan Republik Indonesia.
C. Berdasarkan Jangkauannya
Pasar lokal, yaitu pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli dari berbagai daerah atau wilayah tertentu saja.
Pasar nasional, yaitu pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli dari berbagai daerah atau wilayah dalam satu negara.
Pasar internasional, yaitu pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli dari berbagai negara.
Selain jenis-jenis pasar di atas, ada juga jenis pasar yang lain yang diklasifikasikan berdasarkan proses produksi serta berdasarkan jumlah penjual dan pembeli. Pada intinya, setiap jenis pasar memiliki definisi, situasi, dan kondisi yang berbeda-beda. (AA)
