Jenis Kekerasan Ekonomi dalam Hubungan untuk Diwaspadai

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
11 Juli 2024 23:34 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi jenis kekerasan ekonomi. Sumber: Keira Burton/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis kekerasan ekonomi. Sumber: Keira Burton/pexels.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kekerasan ekonomi adalah jenis kekerasan yang kerap terjadi pada perempuan dan berkaitan tentang masalah finansial. Jenis kekerasan ekonomi yang sering terjadi salah satunya adalah seseorang yang mengontrol keuangan atau perekonomian pasangannya.
ADVERTISEMENT
Kodai dalam Kajian Tentang Penelantaran Ekonomi sebagai Kekerasan dalam Rumah Tangga menyampaikan bahwa kekerasan ekonomi sering terjadi dalam lingkup rumah tangga akibat permasalahan finansial.
Untuk memahami lebih lanjut seputar jenis kekerasan ekonomi dalam hubungan, simak penjelasannya di artikel berikut.

Pengertian Kekerasan Ekonomi

Ilustrasi jenis kekerasan ekonomi. Sumber: Alex Green/pexels.com
Kekerasan ekonomi adalah jenis kekerasan yang sering terjadi pada perempuan dan berhubungan dengan permasalahan finansial. Mirisnya, kekerasan ekonomi lebih sering terjadi dalam hubungan rumah tangga.
Hal ini bisa terjadi karena permasalahan-permasalahan sederhana terkait finansial, seperti membatasi hak pasangan maupun mengontrol perekonomiannya. Sayangnya, kekerasan ekonomi yang terjadi di Indonesia cenderung sering terjadi.

Jenis Kekerasan Ekonomi

Kekerasan terhadap perempuan bukan hanya terjadi dalam aspek psikologis maupun fisik, tetapi juga dapat terjadi akibat permasalahan ekonomi. Hal ini banyak terjadi dalam hubungan rumah tangga maupun non pasangan.
ADVERTISEMENT
Adapun sejumlah jenis kekerasan ekonomi yang sering terjadi adalah:

1. Tidak Menafkahi

Salah satu jenis kekerasan ekonomi adalah suami yang tidak bekerja dan tidak menafkahi keluarganya. Hal ini sering terjadi dalam hubungan rumah tangga. Sebaliknya, perempuan yang justru harus membanting tulang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

2. Pekerjaan

Jenis kekerasan ekonomi terhadap perempuan selanjutnya adalah pekerjaan. Banyak perempuan ingin mengembangkan diri tentang karier yang diminatinya. Sayangnya, sejumlah oknum cenderung membatasi hak perempuan untuk bekerja.

3. Mengontrol Ekonomi Pasangan

Jenis kekerasan ekonomi berikutnya adalah mengontrol ekonomi pasangan. Dalam hal ini, pihak laki-laki cenderung menjadi pengambil keputusan dan membatasi masalah finansial pasangannya meskipun uangnya adalah milik perempuan.

4. Mencuri

Jenis kekerasan ekonomi terhadap perempuan lainnya adalah mencuri. Suami yang mencuri tabungan atau uang simpanan pasangannya juga termasuk ke dalam tindakan kejahatan dalam rumah tangga di bidang ekonomi.
ADVERTISEMENT
Sekalipun telah membangun rumah tangga, mencuri uang tergolong sebagai pelanggaran privasi dan hak perempuan. Terlebih lagi, suami memiliki peran sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah.
Demikian informasi mengenai jenis kekerasan ekonomi terhadap perempuan yang masih sering terjadi. [ENF]