Jepang Membuat Belanda Menyerah tanpa Syarat dengan Adanya Perjanjian Apa?

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum pindah ke masa penjajahan Jepang, Indonesia mengalami penjajahan Belanda. Serbuan kilat Jepang membuat Belanda menyerah tanpa syarat, penyerahan Belanda itu ditandai dengan adanya Perjanjian Kalijati pada tahun 1942.
Perjanjian Kalijati merupakan hasil dari pertemuan antara Jenderal Ter Poorten dan Gubernur Jenderal van Starkenborgh Stachouwer dengan Jenderal Hitoshi Imamura. Pertemuan tersebut berlangsung di Kalijati, Subang.
Serbuan Kilat Jepang Membuat Belanda Menyerah tanpa Syarat
Jepang merupakan salah satu bangsa yang pernah melakukan penjajahan terhadap Indonesia. Sebelum Jepang menjajah Indonesia, Belanda telah lebih dulu melakukan penjajahan di negeri ini.
Kondisi itu membuat Jepang harus menaklukkan Belanda terlebih dahulu untuk melancarkan aksinya dalam memanfaatkan bangsa Indonesia. Jepang akhirnya melakukan penyerbuan yang membuat pihak Belanda menyerah.
Serbuan kilat Jepang membuat Belanda menyerah tanpa syarat, penyerahan Belanda itu ditandai dengan adanya Perjanjian Kalijati. Perjanjian antara Jepang dengan Belanda tersebut terjadi pada 8 Maret 1942.
Selintas tentang Perjanjian Kalijati
Setiap perjanjian antara beberapa pihak umumnya merupakan sebuah kesepakatan yang berasal dari kegiatan perundingan mengenai suatu masalah. Hal tersebut ternyata terjadi pula pada Perjanjian Kalijati.
Perjanjian Kalijati pada 8 Maret 1942 adalah kesepakatan antara Jepang dengan Belanda. Kala itu, pihak Jepang dan Belanda memiliki utusan masing-masing.
Mengutip dari buku Explore Sejarah Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI, Abdurakhman dan Arif (2019: 136), Jenderal Ter Poorten dan Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh Stachouwer menemui Jenderal Hitoshi di Kalijati, Subang.
Pada pertemuan tersebut, Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh Stachouwer menolak penyerahan kepada Jepang. Namun, Jenderal Ter Poorten bersedia berunding dengan Jepang terkait penyerahan tersebut.
Hasil akhir dari pertemuan tersebut, Jenderal Ter Poorten menandatangani perjanjian tanpa didampingi oleh Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh Stachouwer. Penyerahan tanpa syarat pun terjadi dari pihak Belanda kepada Jepang.
Jadi, jelas bahwa serbuan kilat Jepang membuat Belanda menyerah tanpa syarat, penyerahan Belanda itu ditandai dengan adanya Perjanjian Kalijati. Perjanjian tersebut terjadi pada tahun 1942. (AA)
