Konten dari Pengguna

Kaitan Revolusi Industri dengan Perkembangan Kolonialisme

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana kaitan revolusi industri dengan perkembangan kolonialisme. Sumber: Pixabay/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana kaitan revolusi industri dengan perkembangan kolonialisme. Sumber: Pixabay/pexels.com

Imperialisme dan kolonialisme adalah salah satu jenis penjajahan dan penguasaan bangsa asing di negara tertentu yang umumnya menyebabkan suatu bangsa menjadi menderita. Di sisi lain, revolusi industri yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan industri ternyata mempunyai pengaruh bagi kolonialisme. Lalu, bagaimana kaitan revolusi industri dengan perkembangan kolonialisme?

Nurfadilah dalam Sejarah Pergerakan Perempuan di Masa Revolusi Industri menjelaskan bahwa revolusi industri ditandai dengan perubahan dan perkembangan ekonomi global yang memengaruhi negara-negara di dunia, termasuk di lingkup kolonialisme.

Apabila ingin tahu bagaimana kaitan revolusi industri dengan perkembangan kolonialisme, baca selengkapnya di artikel ini.

Hubungan Revolusi Industri dengan Perkembangan Kolonialisme

Ilustrasi bagaimana kaitan revolusi industri dengan perkembangan kolonialisme. Sumber: Frans van Heerden/pexels.com

Kolonialisme adalah bentuk penguasaan dari suatu bangsa untuk menguasai suatu negara maupun wilayah dengan berbagai ancaman, baik kekerasan atau pengusiran. Umumnya, terjadinya kolonialisme ini membuat rakyat mengalami penderitaan.

Kolonialisme dilakukan pertama kali oleh bangsa Eropa terhadap negara-negara di kawasan Asia serta Afrika. Peristiwa tersebut pecah setelah bangsa Eropa mengalami revolusi industri yang menyebabkan teknologi mereka mengalami keunggulan dan perkembangan.

Lalu, bagaimana kaitan revolusi industri dengan perkembangan kolonialisme? Pada dasarnya, revolusi industri menguntungkan negara-negara maju di Barat dalam mengembangkan teknologi dan industrinya untuk melakukan kolonialisme maupun imperialisme.

Revolusi industri pertama kali terjadi tahun 1760-1850 yang dimulai di Inggris, lalu mulai menyebar ke kawasan Eropa Barat, Amerika Utara, hingga Jepang. Tanda-tanda terjadinya revolusi industri adalah pekerjaan manusia mulai tergantikan oleh mesin-mesin.

Apabila dilihat dari segi positif, revolusi industri ini membantu meningkatkan perkembangan ekonomi, budaya, serta sosial di dunia. Namun, terjadinya revolusi industri ternyata juga memicu kolonialisme dan imperialisme modern.

Bangsa yang merasa jika industri dan perekonomiannya lebih maju ingin menguasai negara lain yang dianggap lebih lemah. Negara-negara yang mengalami revolusi industri mempunyai ambisi untuk mengembangkan ekonominya.

Akibat dari revolusi industri banyak aspek di negara Eropa berkembang, seperti dari segi senjata, transportasi, hingga teknologi. Hal itu memberikan peluang dalam melakukan kolonialisme dan imperialisme.

Itulah beberapa informasi penting tentang bagaimana kaitan revolusi industri dengan perkembangan kolonialisme. [ENF]