Kapan Jassin Datang ke Jakarta untuk Bekerja?

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jassin, seorang tokoh sastra terkemuka Indonesia, mengenyam pendidikan di luar negeri. Menjadi pertanyaan menarik kapan Jassin datang ke Jakarta untuk bekerja.
Artikel berikut akan menjawab pertanyaan kapan Jassin datang ke Jakarta untuk bekerja berdasarkan buku karya Floriberta Aning berjudul 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia.
Kapan Jassin Datang ke Jakarta untuk Bekerja?
Hans Bague Jassin atau kerap disapa HB Jassin, lahir di Gorontalo pada 31 Juli 1917. Dia dikenal dengan kritikus dan juga editor sastra.
Hans Bague Jassin dalam bidang sastra bahkan sempat dijuluki Paus Sastra Indonesia oleh Gayus Siagian. Oleh Prof. A.A. Teeuw, Jassin disebut sebagai Wali Penjaga Sastra Indonesia.
HB Jassin pindah ke Jakarta pada tahun 1940 untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja. Pada tahun tersebut, ia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Sastra Universitas Indonesia (UI), yang pada saat itu masih bagian dari Universitas Gadjah Mada (UGM) sebelum UI menjadi universitas independen di Jakarta.
Di Jakarta, HB Jassin mulai bekerja di berbagai media dan menjadi aktif dalam dunia sastra, yang membawanya untuk berperan penting sebagai editor dan kritikus sastra di beberapa majalah sastra terkemuka seperti Gelanggang dan Horison.
Perpindahannya ke Jakarta menandai awal dari kontribusi besarnya dalam mendokumentasikan dan mengkritik sastra Indonesia. Walau dia juga sempat kuliah di Universitas Yale, Amerika Serikat, pada 1959.
Selain aktif sebagai editor dan kritikus sastra, HB Jassin mendirikan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin di Jakarta, yang menjadi pusat penyimpanan dan penelitian sastra Indonesia.
Pusat Dokumentasi tersebut mengoleksi berbagai manuskrip, surat, dan dokumen penting lainnya yang terkait dengan sastra Indonesia
HB Jassin juga menerima berbagai penghargaan atas kontribusinya terhadap sastra Indonesia, termasuk Anugerah Seni dari Pemerintah Indonesia dan Hadiah Sastra dari Dewan Kesenian Jakarta.
Beberapa karya tulis HB Jassin yang terkenal termasuk:
Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esei dalam beberapa jilid.
Gema Tanah Air yang merupakan antologi puisi.
Angkatan 45 yang berisi tentang kajian tentang penulis-penulis Angkatan 45.
Chairil Anwar: Pelopor Angkatan 45 yang merupakan biografi dan kajian tentang Chairil Anwar.
Demikian adalah jawaban akan pertanyaan kapan Jassin datang ke Jakarta untuk bekerja. Kini sosoknya menjadi legenda sastra di Indonesia. (SP)
