Kapan Manusia Purba Mengenal Api? Ini Jejak Penggunaannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada awal zaman prasejarah, manusia purba bertahan hidup dengan cara berburu serta meramu. Lantas, kapan manusia purba mulai mengenal api? Mereka diprediksi telah mengenal api sekitar 800.000 tahun yang lalu.
Menurut Hafsari dalam Tikus sebagai Sumber Kalori bagi Manusia Purba Liang Bua, Flores Barat, Nusa Tenggara Timur mengungkapkan bahwa salah satu bentuk penggunaan api pada zaman manusia purba adalah ditemukannya bekas perapian dan arang.
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kapan manusia purba mulai mengenal api, baca artikel berikut ini.
Kapan Manusia Purba Mulai Mengenal Api?
Pada zaman prasejarah, manusia purba tidak mengolah makanan dengan dimasak karena belum mengenal api. Lantas, kapan manusia purba mulai mengenal api?
Beberapa penelitian menunjukkan data berbeda terkait penemuan api. Diperkirakan manusia purba telah mampu membuat api sendiri serta memasak sejak 800 ribu tahun lalu.
Akan tetapi, sejumlah peneliti juga berpendapat bahwa sejak 1,5 juta tahun lalu, manusia telah mengolah makanan dan berkumpul di sekitar api. Di sisi lain, ada pula yang berpendapat jika api mulai ditemukan sekitar 400 ribu tahun lalu, yakni pada masa paleolitikum ketika zaman Homo erectus.
Awal mula manusia purba mengenal api adalah dari gesekan antara batu alam yang menghasilkan persikan api. Pada percobaan berikutnya, diletakkan rumput kering di antara gesekan batu yang akhirnya mampu membakar rumput tersebut.
Jejak Penggunaan Api pada Zaman Manusia Purba
Pada mulanya, manusia purba menggunakan api dengan menggesek bebatuan. Akan tetapi, ditemukan alat bantu, yakni kapak tangan yang berfungsi untuk menghasilkan percikan api.
Adapun beberapa situs penemuan api tertua berada di beberapa belahan dunia, antara lain:
Terra Amata di Nice (Perancis). Di daerah ini, perapian di temukan di tengah gubuk, tepatnya di cekungan galian dalam tanah. Di sekeliling perapian tersebut terdapat dinding batu untuk melindungi api agar tidak padam terembus angin.
Torre di Pietra (Italia).
Vertesszollos di Hongaria. Di situs ini, perapian dijumpai di hunian yang mempunyai ciri-ciri lapisan pembakaran.
Gua Zhoukoudian di China. Perapian di situs ini dijumpai di dalam gua dengan bukti berupa perapian dan tulang-tulang yang terbakar.
Demikian beberapa informasi berkaitan dengan kapan manusia purba mengenal api. [ENF]
