Kapan Manusia Purba Mulai Hidup Menetap? Ini Ciri-cirinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada awal masa praaksara, manusia purba masih hidup secara nomaden atau berpindah-pindah tempat. Lantas, kapan manusia purba mulai hidup menetap?
Menurut Iriani dalam Prasejarah Indonesia, manusia diperkirakan sudah mulai hidup menetap atau sendenter pada zaman mesolitikum.
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kapan manusia purba mulai hidup menetap, simak penjelasan berikut ini.
Kapan Manusia Purba Mulai Hidup Menetap?
Pada masa awal prasejarah, manusia masih hidup berpindah-pindah tempat atau nomaden. Mereka bertahan hidup dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan. Dalam hal ini, manusia masih memiliki kemampuan terbatas dalam hal memanfaatkan bahan-bahan yang telah tersedia.
Lalu, kapan manusia purba mulai hidup menetap? Pada dasarnya, manusia purba mulai hidup menetap di zaman mesolitikum. Hal ini dibuktikan dengan penemuan sisa sampah makanan berupa kulit kerang atau kjokkenmoddinger serta adanya gua sebagai tempat tinggal manusia purba (abris sous roche).
Ciri-ciri Zaman Mesolitikum
Zaman mesolitikum disebut dengan zaman batu tengah. Di Indonesia sendiri, peninggalan pada zaman mesolitikum bisa dijumpai di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Flores, hingga Sulawesi.
Adapun beberapa ciri-ciri zaman mesolitikum adalah.
1. Cara Hidup Masyarakat
Pada zaman mesolitikum, manusia purba sudah mulai mengenal cara hidup menetap. Maka dari itu, mereka mulai hidup semi nomaden dengan tinggal di area tepi pantai atau goa.
Adapun bukti kehidupan semi nomaden ini adalah ditemukannya sisa makanan dan goa sebagai tempat tinggal manusia purba. Selain itu, untuk bertahan hidup, mereka mencari makanan dengan cara berburu, meramu, serta bercocok tanam.
2. Alat yang Digunakan
Ciri-ciri zaman mesolitikum berikutnya ditandai dengan alat yang digunakan oleh manusia. Mereka umumnya menggunakan peralatan dari tulang-belulang atau batu yang bentuknya kasar dan masih belum dihaluskan.
Misalnya adalah kapak genggam dan kapak pendek yang bentuknya setengah lingkaran. Peralatan ini digunakan untuk berburu, memotong, maupun sebagai senjata.
3. Kehidupan Sosial
Ciri-ciri zaman mesolitikum yang terakhir adalah terkait kehidupan sosial. Pada zaman ini, manusia telah mengenal sistem pembagian kerja dan organisasi sosial. Di samping itu, mereka juga telah menganut kepercayaan terhadap nenek moyang.
Demikian beberapa informasi mengenai kapan manusia purba mulai hidup menetap dan ciri-ciri zaman mesolitikum. [ENF]
